SHALLOW-WATER HABITAT CHANGE DETECTION OF KALEDUPA ISLAND, WAKATOBI NATIONAL PARK (WNP) FOR 14 YEARS

Al Azhar Al Azhar, Ario Damar, Dietriech Geoffrey Bengen, Agus Atmadipoera

Abstract

Metode penginderaan jauh sangat membantu dalam pemetaan kondisi habitat perairan dangkal secara spasial pada cakupan area yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan habitat perairan dangkal Pulau Kaledupa, Taman Nasional Wakatobi (TNW), selama 14 tahun, dari tahun 2002 hingga 2016. Data citra yang digunakan dalam penelitian ini adalah Landsat 8 OLI (2016), Landsat 5TM (2009), dan Landsat 7ETM+ (2002), yang dikombinasikan dengan data in-situ dan TNW. Klasifikasi Mahalanobis dimanfaatkan untuk memproduksi peta habitat perairan dangkal (karang hidup, karang mati, lamun, dan pasir) dan mendeteksi perubahannya. Hasil yang diperoleh bahwa perubahan yang terjadi dari tahun 2002 sampai 2016 adalah tutupan karang hidup menurun dari 2217 ha menjadi 2039 ha, tutupan karang mati juga menurun dari 3327 ha menjadi 2108 ha, luas pasir meningkat dari 1201 ha menjadi 1346 ha, area lamun naik dari 4130 ha menjadi 5294 ha. Metode ini merupakan alat analisis yang baik untuk menilai efektivitas upaya perlindungan ekosistem terumbu karang dan lamun di perairan Pulau Kaledupa, serta dapat diterapkan pada 3 pulau utama lainnya di TNW dan pulau-pulau kecil di Indonesia.

Authors

Al Azhar Al Azhar
adlyazhar@gmail.com (Primary Contact)
Ario Damar
Dietriech Geoffrey Bengen
Agus Atmadipoera
Al AzharA. A., DamarA., BengenD. G., & AtmadipoeraA. (2018). SHALLOW-WATER HABITAT CHANGE DETECTION OF KALEDUPA ISLAND, WAKATOBI NATIONAL PARK (WNP) FOR 14 YEARS. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 10(2), 475-488. https://doi.org/10.29244/jitkt.v10i2.21316

Article Details