Profiling of anaplasmosis in dogs from small animal veterinary clinics in Cities of Nueva Ecija, Philippines

anaplasmosis profil korelasi statistik spasio-temporal

Penulis

  • Anne Auldwyne T. Timenia College of Veterinary Science and Medicine, Central Luzon State University, Science City of Muñoz, Nueva Ecija, 3120, Philippines, Filipina
  • Christian C. Santos
    christian.santos@clsu.edu.ph
    College of Veterinary Science and Medicine, Central Luzon State University, Science City of Muñoz, Nueva Ecija, 3120, Philippines, Filipina
  • Alvin Puntil Soriano Department of Pathobiology, College of Veterinary Science and Medicine, Central Luzon State University, Science City of Munoz, Nueva Ecija, 3120, Philippines, Filipina

Studi retrospektif ini menganalisis data anaplasmosis anjing dari tahun 2020 hingga 2022 yang dikumpulkan dari delapan klinik hewan kecil di Cabanatuan, Gapan, Muñoz, dan Kota San Jose di Nueva Ecija. Studi ini berfokus pada distribusi kasus berdasarkan usia anjing, jenis kelamin, ras, waktu kasus dilaporkan, dan tempat tinggal pemilik, dengan menggunakan Microsoft Excel untuk pengorganisasian data. Temuan menunjukkan bahwa anjing berusia 7-12 bulan mengalami insiden anaplasmosis tertinggi sebesar 54,40%. Anjing jantan menunjukkan tingkat infeksi yang sedikit lebih tinggi (49,77%) dibandingkan dengan anjing betina (49,39%). Ras anjing mainan paling banyak terkena dampak, dengan tingkat infeksi 61,13%. Tanda klinis yang paling umum adalah tidak nafsu makan, dilaporkan pada 61,01% kasus. Kasus anaplasmosis mencapai puncaknya selama musim hujan dari bulan Juni hingga November, dengan Cabanatuan mencatat jumlah kasus tertinggi (189). Penelitian ini mengonfirmasi korelasi statistik yang signifikan antara anaplasmosis dan usia, jenis kelamin, dan ras hewan.

Cara Mengutip

1.
Timenia AAT, Santos CC, Soriano AP. Profiling of anaplasmosis in dogs from small animal veterinary clinics in Cities of Nueva Ecija, Philippines. ARSHI vet lett [Internet]. 2024 Dec. 19 [cited 2026 Jun. 8];8(4):71-2. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/57784