Cytological and complete blood count profile in a dog with suspected skin tumours

Anjing Pemeriksaan darah lengkap Tumor kulit sitologi

Penulis

  • Chika Khaerani Mutiara
    chika19001@mail.unpad.ac.id
    Veterinary Professional Program, Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran, Sumedang Regency, West Java, Indonesia, Indonesia
  • Stevanie Andrea Wijaya Veterinary Medicine Professional Program, Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Aditya Gilang Prasaja Veterinary Medicine Professional Program, Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Septiani Purwanti Hanafiah West Java Provincial Animal Hospital, West Bandung Regency, West Java, Indonesia, Indonesia
  • Fransiskus Teguh Santoso West Java Provincial Animal Hospital, West Bandung Regency, West Java, Indonesia, Indonesia
  • Sarasati Windria Microbiology Division, Department of Basic Medical Sciences, Veterinary Medicine Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran, Sumedang Regency, West Java, Indonesia, Indonesia

Tumor kulit merupakan salah satu neoplasma yang paling umum pada anjing yang lebih tua, dan sering kali menunjukkan tanda-tanda klinis yang beragam. Laporan kasus ini menguraikan presentasi klinis, diagnosis, dan pengobatan dugaan tumor kulit pada Golden Retriever betina obesitas berusia 10 tahun dengan berat 46 kg. Pemiliknya membawa anjing tersebut ke Rumah Sakit Hewan Provinsi Jawa Barat dengan pembengkakan mandibula, nafsu makan menurun, dan takipnea. Pemeriksaan fisik menunjukkan suhu rektal 40,1°C, pembengkakan mandibula yang nyeri, laju pernapasan 236 napas per menit, dan denyut jantung 88 denyut per menit. Sitologi menunjukkan pleomorfisme, kromatin kasar, dan cetakan nuklir, yang menunjukkan peningkatan aktivitas seluler. Hasil hematologi menunjukkan leukositosis, granulositosis, dan anemia normositik hiperkromik, kemungkinan karena pelepasan sitokin proinflamasi dari tumor dan sel imun. Diagnosis banding meliputi sialadenitis, tumor kelenjar apokrin, dan adenokarsinoma kelenjar ludah. ​​Diagnosis akhir adalah tumor kulit dengan prognosis buruk. Pengobatan yang dilakukan meliputi dekstran besi, suplemen, deksametason, sulfadiazin-trimetoprim, siproheptadin HCl, dan asam tolfenamat.

Cara Mengutip

1.
Mutiara CK, Wijaya SA, Prasaja AG, Hanafiah SP, Santoso FT, Windria S. Cytological and complete blood count profile in a dog with suspected skin tumours. ARSHI vet lett [Internet]. 2024 Sep. 14 [cited 2026 Jun. 6];8(3):55-6. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/55401

Fibrosarcoma pada anjing golden retriever di Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Airlangga

Miyayu Soneta Sofyan, Koesnoto Supranianondo, Ira Sari Yudaniayanti, Aisyah Novasari, Endah...

Gambaran sitologi squamous cell carcinoma pada kucing

Riya Ulfa Diana, Winantika A.M. Fitri, Virgi A.R. Jhoni, Reza Febrianto