Pengamatan berat badan bayi dan kondisi fisiologis Siamang (Symphalangus syndactylus) dalam konservasi ex situ

bobot badan fisiologi bayi siamang konservasi eksitu

Penulis

  • Tetty Barunawati Siagian
    tettybarunawatisiagian@apps.ipb.ac.id
    Study Program of Veterinary Paramedic, Vocational School, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Desi Qisti Mawada Study Program of Veterinary Paramedic, Vocational School, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Aidell Fitri Study Program of Veterinary Paramedic, Vocational School, IPB University, Bogor, Indonesia

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran performa pertumbuhan dan status fisiologi bayi siamang yang dirawat di konservasi eksitu. Penelitian ini menggunakan 1 ekor bayi siamang yang diperkirakan berumur ± 3 bulan. Parameter performa tubuh dilihat dari kenaikan berat badan perminggu selama 1 bulan. Parameter status fisiologis yang diukur yaitu frekuensi jantung, frekuensi nadi, frekuensi nafas, dan suhu tubuh. Pengukuran status fisiologis dilakukan pada pagi dan sore hari selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukan rataan frekuensi jantung bayi siamang pada pagi hari yaitu 202 kali/menit dan sore hari yaitu 184 kali/menit, rataan frekuensi nadi pada pagi hari yaitu 189 kali/menit dan sore hari yaitu 174 kali/menit, rataan frekuensi nafas pada pagi hari yaitu 58 kali/menit dan sore hari yaitu 60 kali/menit, dan rataan suhu pada pagi hari yaitu 37.1°C dan sore hari 37.6°C. Performa pertumbuhan bayi siamang dalam kondisi yang baik.

Cara Mengutip

1.
Siagian TB, Mawada DQ, Fitri A. Pengamatan berat badan bayi dan kondisi fisiologis Siamang (Symphalangus syndactylus) dalam konservasi ex situ. ARSHI vet lett [Internet]. 2023 Dec. 14 [cited 2026 Jun. 6];7(4):75-6. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/49658