Pengamatan berat badan bayi dan kondisi fisiologis Siamang (Symphalangus syndactylus) dalam konservasi ex situ
Unduhan
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran performa pertumbuhan dan status fisiologi bayi siamang yang dirawat di konservasi eksitu. Penelitian ini menggunakan 1 ekor bayi siamang yang diperkirakan berumur ± 3 bulan. Parameter performa tubuh dilihat dari kenaikan berat badan perminggu selama 1 bulan. Parameter status fisiologis yang diukur yaitu frekuensi jantung, frekuensi nadi, frekuensi nafas, dan suhu tubuh. Pengukuran status fisiologis dilakukan pada pagi dan sore hari selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukan rataan frekuensi jantung bayi siamang pada pagi hari yaitu 202 kali/menit dan sore hari yaitu 184 kali/menit, rataan frekuensi nadi pada pagi hari yaitu 189 kali/menit dan sore hari yaitu 174 kali/menit, rataan frekuensi nafas pada pagi hari yaitu 58 kali/menit dan sore hari yaitu 60 kali/menit, dan rataan suhu pada pagi hari yaitu 37.1°C dan sore hari 37.6°C. Performa pertumbuhan bayi siamang dalam kondisi yang baik.
Dharmalingam S. 2015. Temperature management in infant orangutan (Pongo pygmaeus) at Orangutan Island, Bukit Merah, Perak, Malaysia. Meerit Research Journal of Medicine and Medical Sciences. 3(11):497-501
Fleisher GR, Ludwig S, Silverman BK. 2002. Synopsis of Pediatric Emergency Medicine. 4th ed. Philadelpia (US): Lippincott Williams and Wilkins.
Gage LJ. 2002. Hand-Rearing Wild and Domestic Mammals. Iowa (US): Blackwell Publishing. https://doi.org/10.1002/9780470385005 DOI: https://doi.org/10.1002/9780470385005
Lappan S. 2008. Male care of infants in a siamang (Symphalangus syndactylus) population including socially monogamous and polyandrous groups. Behavioral Ecology and Sociobiology. 62:1307-1317. https://doi.org/10.1007/s00265-008-0559-7 DOI: https://doi.org/10.1007/s00265-008-0559-7
Nakayama S, Koie H, Pai C, Fujishiro YI, Kanayama K, Sankai T, Yasutomi Y, Ageyama N. 2020. Echocardiographic evaluation of cardiac function in cynomolgus monkeys over a wide age range. Experimental Animal. 69(3):336-344. https://doi.org/10.1538/expanim.19-0128 | PMid:32173671 PMCid:PMC7445060 DOI: https://doi.org/10.1538/expanim.19-0128
Sari SRPW, Suartha IN, Batan IW. 2016. Status praesen pedet sapi bali. Buletin Veteriner Udayana. 8(1):36-43.
Suprayogik A, Alaydrussanu G, Ruhyana AY. 2017. Nilai hematologi, denyut jantung, frekuensi respirasi, dan suhu tubuh ternak sapi perah laktasi di Pangalengan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI). 22(2):127-137. https://doi.org/10.18343/jipi.22.2.127 DOI: https://doi.org/10.18343/jipi.22.2.127
Supriatna J, Wahyono EH. 2000. Panduan Lapangan Primata Indonesia. Jakarta (ID): Yayasan Obor Indonesia.
Yana Y. 2015. Pola makan bayi 0-12 bulan [Internet]. [Diakses 2023 Ags 1]. Tersedia pada: https://hamil.co.id/bayi/makanan-bayi/pola-makan-ba.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




