Pengobatan myasis pada musang Lombok (Paradoxurus hermaphroditus) di lembaga konservasi ex-situ

miasis Paradoxurus hermaphroditus konservasi ex-situ

Penulis

  • Fatimatus Sa’diyah Putri Veterinary Professional Program, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Indonesia
  • Gilang Kala Maulana Lombok Wildlife Park, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  • Aryani Sismin Satyaningtijas Division of Physiology, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Indonesia
  • Damiana Rita Ekastuti Division of Physiology, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Indonesia
  • Hera Maheshwari Division of Physiology, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Indonesia
  • Koekoeh Santoso Division of Physiology, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Indonesia
  • Ronald Tarigan Division of Physiology, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Indonesia
  • Pudji Achmadi Division of Physiology, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Indonesia
  • Isdoni Bustamam
    yuthia@apps.ipb.ac.id
    Division of Physiology, School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, Indonesia

Lombok Wildlife Park merupakan lembaga konservasi ex-situ dalam bentuk taman satwa untuk menyokong keselamatan spesies satwa liar. Salah satu satwa liar yang dipelihara adalah musang Lombok (Paradoxurus hermaphroditus) dalam kandang bersama dengan musang bulan betina (Paguma larvata). Musang Lombok ditemukan mengalami vulnus pada pangkal ekor dan berlanjut dengan myiasis. Musang Lombok tersebut kemudian diobati dengan pemberian antibiotik dan antiinflamasi untuk penyembuhan luka. Myiasis diterapi dengan pemberian larvasida dan pengambilan larva secara manual. Setelah 5 hari pengobatan, vulnus masih belum sembuh total, larva lalat sudah tidak kelihatan, nafsu makan masih kurang baik.

Cara Mengutip

1.
Putri FS, Maulana GK, Satyaningtijas AS, Ekastuti DR, Maheshwari H, Santoso K, et al. Pengobatan myasis pada musang Lombok (Paradoxurus hermaphroditus) di lembaga konservasi ex-situ. ARSHI vet lett [Internet]. 2023 Nov. 5 [cited 2026 Jun. 7];7(3):47-8. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/47039
No Related Submission Found