Potensi diagnostik pencitraan ultrasonografi pada otot perineal sebagai sarana diagnosa penunjang kesehatan reproduksi sapi

Ultrasonografi, transperineal, otot coccygeus, otot levator ani, sapi

Penulis

  • Sari Yanti Hayanti Post graduate, Indonesia
  • . Amrozi Departemen Klinik, Reproduksi, dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia
  • . Aryogi Loka Penelitian Sapi Potong (Lolit Sapi), Badan Litbang Pertanian, Grati, Pasuruan, Indonesia
  • Mokhamad Fakhrul Ulum
    ulum@ipb.ac.id
    Departemen Klinik, Reproduksi, dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia

Unduhan

Otot perineal salah satu bagian tubuh yang dapat terpengaruh oleh perubahan pada organ yang disokongnya seperti ekor, kolon dan saluran reproduksi. Pendekatan diagnostik pada perubahan ini berpotensi sebagai teknik baru dalam penegakan diagnosa yang terukur pada ternak sapi. Pencitraan ultrasonografi otot perineal pada sapi dapat dikembangkan menjadi metode noninvasif dalam memantau perubahan yang terjadi pada saluran reproduksi. Ultrasonografi mode brightness dengan transduser linear berfrekuensi 5 MHz diposisikan pada otot perineal, yaitu otot coccygeus dan levator ani pada sudut pandang longitudinal dan transversal. Citra yang dihasilkan menampilkan variasi ekogenitas pada susunan jaringan kulit dan subkutan, otot coccygeus dan levator ani, dan peritoneum. Ukuran dan ekogenitas jaringan dapat diukur secara kuantitatif menggunakan perangkat lunak ImageJ.

Cara Mengutip

1.
Sari Yanti Hayanti, Amrozi ., Aryogi ., Ulum MF. Potensi diagnostik pencitraan ultrasonografi pada otot perineal sebagai sarana diagnosa penunjang kesehatan reproduksi sapi. ARSHI vet lett [Internet]. 2020 Nov. 15 [cited 2026 Jun. 6];4(2):39-40. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/32639
No Related Submission Found