Efektifitas terapi antibiotik salep dan tetes mata untuk pengobatan chlamydiosis pada kucing
Unduhan
Chlamydophila felis merupakan salah satu agen patogen yang paling umum menyebabkan konjungtivitis pada kucing dan biasa disebut sebagai chlamydiosis. Tulisan ini melaporkan efektifitas pengobatan topikal menggunakan anti-biotika berupa salep mata dan tetes mata pada seekor kucing dengan kasus chlamydiosis. Tanda klinis pada kucing berupa konjungtivitis, adanya ocular discharge mucopurulent diikuti dengan nasal discharge. Pengobatan diawali dengan pemberian salep mata hingga kondisi membaik dalam 6 hari dan pengobatan beralih menggunakan tetes mata. Hasil pengobatan menunjukkan bahwa pemberian obat topikal berupa salep memberikan hasil persembuhan yang cukup baik dalam 6 hari, sedangkan obat tetes mata tampak tidak efektif dimana konjungtivitis menjadi semakin parah setelah 3 hari pengobatan. Kucing kemudian ditangani dengan enukleasi dihari ke-9 karena kondisi penyakit memiliki prognosis infausta.
Azari AA, Arabi A. 2020. Conjunctivitis: a systematic review. Journal of ophthalmic & vision research. 15(3):372-395.
Bale BI, Elebesunu EE, Manikavasagar P, Agwuna FO, Ogunkola IO, Sow AU, Lucero-Prisno III DE. Antibiotic resistance in ocular bacterial infections: an integrative review of ophthalmic chloramphenicol. Tropical medicine and health. 2023 Mar 9;51(1):15. https://doi.org/10.1186/s41182-023-00496-x | PMid:36895063 PMCid:PMC9996861 DOI: https://doi.org/10.1186/s41182-023-00496-x
Bron AJ, Leber G, Rizk SN, Baig H, Elkington AR, Kirkby GR, Neoh C, Harden A, Leong T. Ofloxacin compared with chloramphenicol in the management of external ocular infection. British Journal of Ophthalmology. 1991 Nov 1;75(11):675-9. https://doi.org/10.1136/bjo.75.11.675 | PMid:1751464 PMCid:PMC1042527 DOI: https://doi.org/10.1136/bjo.75.11.675
Constable PD, Hinchcliff KW, Done SH, Grünberg W. Veterinary medicine: a textbook of the diseases of cattle, horses, sheep, pigs and goats. Elsevier Health Sciences; 2016 Oct 25.
Ditmar MF. 2011. Chapter 5. Infectious Diseases. In Pediatric Secrets. pp:354-422. https://doi.org/10.1016/B978-0-323-06561-0.00011-2 DOI: https://doi.org/10.1016/B978-0-323-06561-0.00011-2
Gruffydd-Jones T, Addie D, Belák S, Boucraut-Baralon C, Egberink H, Frymus T, Hartmann K, Hosie MJ, Lloret A, Lutz H, Marsilio F. 2009. Chlamydophila felis infection: ABCD guidelines on prevention and management. Journal of feline medicine and surgery. 11(7):605-609. https://doi.org/10.1016/j.jfms.2009.05.009 | PMid:19481040 DOI: https://doi.org/10.1016/j.jfms.2009.05.009
Harley R, Herring A, Egan K, Howard P, Gruffydd-Jones TJ, Azuma Y, Shirai M, Helps C. 2007. Detection of Chlamydophila felis polymorphic membrane protein (pmp) family genes and mRNA expression. Veterinary Microbiology. 124:230-238. https://doi.org/10.1016/j.vetmic.2007.04.022 | PMid:17498895 DOI: https://doi.org/10.1016/j.vetmic.2007.04.022
Hussein S. 2018. Bacterial Eye Infection of Cats. Multi-Knowledge Electronic Comprehensive Journal for Education and Science Publications (MECSJ). 11:611-622.
Little C. 2016. Pulse Alterations. In Ettinger SJ, Feldman EC, Côté E. Diseases of the dog and the cat. Elsevier. pp. 735-736.
Plumb DC. 2018. Plumb's veterinary drug handbook. John Wiley & Sons.
Setiawan D, Zahra F, Hakim AS, Rahmatullah SW, Sandi DA. Education on eye ointments and eye drops for the elderly at the gedang hanyar health center. SAFARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia. 2023;3(1):26-31. DOI: https://doi.org/10.56910/safari.v3i1.343
Sparkes AH, Caney SM, Sturgess CP, Gruffydd-Jones TJ. The clinical efficacy of topical and systemic therapy for the treatment of feline ocular chlamydiosis. Journal of feline medicine and surgery. 1999 Mar;1(1):31-5. https://doi.org/10.1016/S1098-612X(99)90007-4 | PMid:11919013 DOI: https://doi.org/10.1016/S1098-612X(99)90007-4
Sykes JE. Feline chlamydiosis. Clinical techniques in small animal practice. 2005 May 1;20(2):129-34. https://doi.org/10.1053/j.ctsap.2004.12.018 | PMid:15948428 DOI: https://doi.org/10.1053/j.ctsap.2004.12.018
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




