Seroprevalensi kejadian toksoplamosis pada kambing di UD Gading Mas Kabupaten Kediri
Downloads
Toksoplasmosis merupakan penyakit zoonosis prioritas berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 4026/Kpts/OT.140/4/2013. Salah satu penularan toksoplasmosis adalah melalui konsumsi daging kambing yang mengandung kista. Inang definitif toksoplasmosis adalah kucing, sedangkan kambing, domba dan manusia merupakan inang perantara. Rata-rata prevalensi toksoplasmosis di Jawa adalah 42,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi toksoplasmosis sebagai data dasar dalam menentukan jumlah sampel penelitian lanjutan mengenai pemetaan kasus toksoplasmosis. Sampel darah diambil pada seluruh populasi kambing yang ada di UD Gading Mas Kabupaten Kediri. Pengujian IgG dan IgM pada serum kambing menggunakan Toxoplasma Modified Agglutination Test (ToMAT) di Balai Veteriner Lampung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prevalensi toksoplasmosis di UD Gading Mas Kabupaten Kediri adalah IgG positif 100% dan IgM positif 38,5%.
Baratawidjaja KG, Rengganis I. 2009. Imunologi Dasar edisi ke-8. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta. hal 27-40.
Cenci-Goga BT, Rossitto PV, Sechi P, McCrindle CME, Cullor JS. 2011 Toksoplasma in Animals, Food, and Humans: An Old Parasite of New Concern. Foodborne Pathogens and Disease. 8(7): 751–762. DOI: https://doi.org/10.1089/fpd.2010.0795
David S, Louis MW. 2004. World Class Parasite: Volume 9. Opportunistic Infections: Toxoplasma, Sarcocytis, and My-crosporidia. Kluwer Academic Publisher.
Ichikawa-Seki M, Guswanto A, Allamanda P, Mariamah ES, Wibowo PE, Igarashi I, Nishikawa Y. 2015. Seroprevalence of antibody to TgGRA7 antigen of Toksoplasma gondii in livestock animals from Western Java, Indonesia. Parasitology international, 64(6): 484-486. DOI: https://doi.org/10.1016/j.parint.2015.07.004
Iskandar T. 2008. Penyakit Toksoplasmosis pada Kambing dan Domba di Jawa. Wartazoa.18(3):157-66.
All articles published in this journal are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
This license permits use, distribution, reproduction, and adaptation in any medium, including for commercial purposes, provided the original work is properly cited, a link to the license is given, and any changes made are indicated. Any derivative work must be distributed under the same license or a compatible license.




