Pyometra servik terbuka pada anjing domestik dengan riwayat terapi progestin secara rutin
Downloads
Pyometra servik terbuka merupakan akumulasi nanah pada lumen uterus yang ditandai dengan keluarnya leleran melalui vagina. Penggunaan progestin yang kurang tepat untuk tujuan kontrasepsi telah diketahui dapat menimbulkan terjadinya pyometra. Seekor anjing domestik berjenis kelamin betina, berumur 3 tahun dan memiliki bobot badan 8,64 kg datang ke Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana (RSHP FKH UNUD) dengan keluhan anjing tidak mau makan, perut membesar dan keluar cairan putih bercampur darah dari vulva sejak sepuluh hari. Berdasarkan hasil anamnesis, anjing tidak pernah kawin dan rutin diberikan kontrasepsi berupa injeksi progestin saat kondisi loop (estrus). Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan anjing mengalami distensi abdomen dan keluar nanah bercampur darah melalui vagina. Hasil pemeriksaan ultrasonografi teramati uterus bersekat – sekat, lumen uterus anekhoik (berisi cairan) dan dinding uterus hiperekhoik. Terapi yang dilakukan adalah ovariohysterectomy, terapi cairan, antibiotik, hemostatik serta antiradang. Anjing sudah mau makan sehari pascaoperasi dan diizinkan untuk rawat jalan. Anjing melakukan kontrol ke RSHP FKH UNUD setelah 7 hari operasi dan diketahui bahwa luka sudah tertutup dan kering sehingga dilakukan pelepasan jahitan.
Asa CS. 2018. Contraception in dogs and cats. Veterinary Clinics of North America: Small Animal Practice. 48(4): 733-742.
Baithalu RK, Maharana BR, Mishra C, Sarangi L, Samal L. 2010. Canine pyometra. Veterinary World. 3(7):340-342.
Concannon PW. 2004. Contraception in dogs and cats. Veterinary Association World Congress Proceedings. WSAVA2004.
De-Bosschere H, Ducatelle R, Vermeirsch H, Broeck V-D, W, Coryn M. 2001. Cystic endometrial hyperplasia-pyometra complex in the bitch: Should the two entities disconnected. Theriogenology. 55(7): 1509–1519.
Gumber S, Springer N, Wakamatsu N. 2010. Uterine endometrial polyp with severe hemorrhage and cystic endometrial hyperplasia-pyometra complex in a dog. Journal of Veterinary Diagnostic Investigation. 22(3): 455-458.
Max A, Jurka P, Dobrzynski A, Rijsselaere T. 2014. Non-surgical contraception in female dogs and cats. Acta Scientiarum Polonorum. Zootechnica. 13(1):3-18
Romagnoli S. 2009. Non-surgical contraception in dogs and cats. World Small Animal Veterinary Association World Congress Proceedings. WSAVA2009.
Tawfik MF, Oda SS, El-Neweshy MS, El-Manakhly ESM. 2015. Pathological study on female reproductive affections in dogs and cats at Alexandria Province, Egypt. Alexandria Journal of Veterinary Sciences. 46(1): 74-82.
All articles published in this journal are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
This license permits use, distribution, reproduction, and adaptation in any medium, including for commercial purposes, provided the original work is properly cited, a link to the license is given, and any changes made are indicated. Any derivative work must be distributed under the same license or a compatible license.








