Lobomikosis pada lumba lumba hidung botol Tursiop aduncus
Downloads
Lobomikosis merupakan penyakit yang menyerang bagian kulit yang disebabkan oleh Lacazia loboi (yeast-like organism) dari ordo Onygenales. Tulisan ini melaporkan seekor lumba-lumba hidung botol Indo Pasifik Tursiop aduncus jantan berumur 14 tahun yang mengalami kelainan pada kulit berupa nodul-nodul ulseratif menyerupai ringworm pada sirip ekor. Gejala yang ditimbulkan dengan cepat menyebar dan gejala pada permukaan kulit mengalami penggabungan nodul yang menyerupai bunga dan disertai adanya perdarahan. Pemeriksaan laboratorium ditemukan bentukan sel khamir dan bentuk unisel. Pengobatan dilakukan dengan menggunakan antifungal ketoconazole 200 mg (mycoral®) dan ketoconazole cream 2% selama 30 hari. Pengobatan lain yang digunakan adalah antihistamin Homochlorcyclizine HCl 20 mg (Homoclomin®) dan antibiotika Quinolone 500 mg (Ciproxin®) untuk mengobati infeksi sekunder akibat bakteri. Lumba-lumba hidung botol Indo Pasifik dinyatakan sembuh dengan menghilangnya nodul ulseratif dari sirip ekor setelah 30 hari pengobatan
Francesconi VA, Klein AP, Santos APBG, Ramasawmy R, Fran-cesconi F. 2014. Lobomycosis: epidemiology, clinical presentation, and management options. Therapeutics and Clinical Risk Management. 10(1):851. DOI: https://doi.org/10.2147/TCRM.S46251
Rotstein DS, Burdett LG, McLellan W, Schwacke L, Rowles T, Terio KA, Schultz S, Pabst A. 2009. Lobomycosis in offshore bottlenose dolphins (Tursiops truncatus), North Carolina. Emerging Infectious Diseases. 15(4):588-590. DOI: https://doi.org/10.3201/eid1504.081358
Ueda K, Sano A, Yamate J, Itano Nakagawa E, Kuwamura M, Izawa T, Tanaka M, Hasegawa Y, Chibana H, Izumisawa Y, Miyahara H. 2013. Two cases of lacaziosis in bottlenose dolphins (Tursiops truncatus) in Japan. Case Reports in Veterinary Medicine. 1(1):1-9. DOI: https://doi.org/10.1155/2013/318548
Vilela R, Mendoza L. 2018. Paracoccidioidomycosis ceti (Lacazi-osis/Lobomycosis) in Dolphins. Emerging and Epizootic Fun-gal Infections in Animals. 1(1):177–196. DOI: https://doi.org/10.1007/978-3-319-72093-7_9
All articles published in this journal are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
This license permits use, distribution, reproduction, and adaptation in any medium, including for commercial purposes, provided the original work is properly cited, a link to the license is given, and any changes made are indicated. Any derivative work must be distributed under the same license or a compatible license.




