Pengambilan contoh biologi secara noninvasif untuk penilaian status reproduksi pada landak jawa (Hystrix javanica)

Landak jawa penanganan pengekangan contoh biologi status reproduksi

Authors

  • Muhammad Risman Wahid
    muhrisman19@gmail.com
    Departemen Anatomi, Fisiologi, dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat, Indonesia
  • Andhika Yudha Prawira Departemen Anatomi, Fisiologi, dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat, Indonesia
  • Chairun Nisa’ Departemen Anatomi, Fisiologi, dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat, Indonesia
  • Srihadi Agungpriyono Departemen Anatomi, Fisiologi, dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat, Indonesia
  • Mokhamad Fakhrul Ulum Departemen Klinik, Reproduksi, dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Landak jawa (Hystrix javanica) memiliki keunikan pada rambutnya yang termodifikasi menjadi duri. Duri pada landak berperan sebagai pertahanan diri dari predator. Penanganan dan pengekangan landak cukup sulit dilakukan sehingga pengambilan data biologi ladak jawa menjadi terbatas. Penanganan dan pengekangan secara kimiawi menggunakan sediaan bius umum digunakan pada hewan liar. Studi ini menggambarkan metode penanganan dan pengekangan fisik untuk pengambilan contoh biologi secara noninvasif pada landak jawa (H. javanica). Penggunaan kandang jepit yang dimodifikasi dengan penambahan sekat bergerak berbahan logam pada bagian dalam efektif untuk penanganan dan pengekangan landak jawa. Data biologi dari landak jawa yang dapat diambil untuk menilai status reproduksi dengan metode tersebut meliputi gambaran sel epitel vagina dan suhu tubuh.

How to Cite

1.
Wahid MR, Prawira AY, Nisa’ C, Agungpriyono S, Ulum MF. Pengambilan contoh biologi secara noninvasif untuk penilaian status reproduksi pada landak jawa (Hystrix javanica). ARSHI vet lett [Internet]. 2018 Aug. 5 [cited 2026 Jun. 6];2(3):53-4. Available from: https://journal.ipb.ac.id/index.php/arshivetlett/article/view/22214