Penanganan klinis dermatitis termal pada kucing domestik berbulu pendek.
DOI:
https://doi.org/10.29244/avl.10.1.5-6Kata Kunci:
kucing, infeksi sekunder, luka bakar derajad dua, dermatitis termal, perawatan lukaAbstrak
Dermatitis termal adalah cedera kulit akibat luka bakar yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan, peradangan, dan infeksi bakteri sekunder. Laporan kasus ini menggambarkan diagnosis, pengobatan, dan perkembangan penyembuhan dermatitis termal pada kucing domestik berbulu pendek. Pasien datang dengan dugaan luka bakar air panas di bagian tubuh kiri, dengan tanda-tanda klinis termasuk alopesia, eritema, eksudasi basah, dan keluaran nanah. Berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik, kasus ini didiagnosis sebagai dermatitis termal derajat dua yang diperumit oleh infeksi bakteri sekunder. Pengobatan meliputi antibiotik sistemik, terapi antiseptik dan antibiotik topikal, suplementasi vitamin, dan pembersihan luka rutin. Selama periode tindak lanjut delapan minggu, lesi menunjukkan perbaikan progresif, yang berpuncak pada penutupan luka yang lengkap, re-epitelisasi, dan pertumbuhan kembali rambut. Disimpulkan bahwa terapi multimodal yang konsisten secara efektif mencapai penyembuhan lengkap dalam kasus ini.
Referensi
Alautaish HHN, Naji HA, Saud ZAH. 2024. Clinical study of common bacterial, fungal and parasitic skin diseases in cats. Advancements in Life Sciences. 11(3):580-584. https://doi.org/10.62940/als.v11i3.1873
Bond R, Morris DO, Guillot J, Bensignor EJ, Robson D, Mason KV, Kano R, Hill PB. 2020. Biology, diagnosis and treatment of Malassezia dermatitis in dogs and cats: Clinical consensus guidelines of the world association for veterinary dermatology. Veterinary Dermatology. 31(1):75. https://doi.org/10.1111/vde.12834 | PMid:31957203
Omrani Z, Pourmadadi M, Rahdar A, Ghotekar S. 2025. Recent advances in cefixime-loaded nanomaterials for treating bacterial infections. BioNanoScience. 15(3):467. https://doi.org/10.1007/s12668-025-02087-y
Pournamdari AB, Tkachenko E, Barbieri J, Adamson AS, Mostaghimi A. 2019. A state-of-the-art review highlighting medical overuse in dermatology, 2017-2018: A systematic review. JAMA Dermatology. 155(12):1410-1415. https://doi.org/10.1001/jamadermatol.2019.3064 | PMid:31642872
Wang V, Boguniewicz J, Boguniewicz M, Ong PY. 2021. The infectious complications of atopic dermatitis. Annals of Allergy, Asthma & Immunology. 126(1):3-12. https://doi.org/10.1016/j.anai.2020.08.002 | PMid:32771354 PMCid:PMC7411503
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 CC-BY-SA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




