A Case Study Dugaan mikoplasmosis hemotropik kucing pada kucing domestik dengan anemia, trombositopenia, dan mimisan
DOI:
https://doi.org/10.29244/avl.10.1.21-22Kata Kunci:
mikoplasmosis hemotropik kucing, hemoplasma, anemia, trombositopenia, kucing domestik, apusan darah tepiAbstrak
Mikoplasmosis hemotropik kucing adalah penyakit yang ditularkan melalui vektor yang signifikan pada kucing, menyebabkan anemia dan penyakit sistemik. Seekor kucing domestik jantan berusia 3 tahun (3,9 kg) menunjukkan penurunan nafsu makan, gejala pernapasan, dan mimisan. Meskipun telah divaksinasi lengkap, pengendalian ektoparasit dan antelmintik tidak konsisten. Pemeriksaan menunjukkan skor kondisi tubuh 3/5, dehidrasi 7%, selaput lendir pucat, pengisian kapiler yang memanjang, hipertermia (40 °C), dan infestasi kutu. Hematologi menunjukkan leukopenia, limfopenia, granulositopenia, trombositopenia, dan anemia normositik normokromik. Tes FPV negatif. Apusan darah menunjukkan organisme yang sesuai dengan Mycoplasma spp. hemotropik. Kucing tersebut didiagnosis dengan dugaan mikoplasmosis hemotropik kucing. Pengobatan meliputi doksisiklin (10 mg/kg PO setiap 24 jam), asam traneksamat (0,1 mL/kg IM), aminofilin (20 mg/kg PO), Ornipural (5 mL selama 5 hari), dan terapi suportif dengan vitamin B kompleks dan zat besi. Setelah 17 hari dirawat di rumah sakit, nafsu makan, aktivitas, dan parameter hematologi kucing membaik secara signifikan.
Referensi
Amelia F, Umbu DTH, Adistya ER, Soesatyoratih RR, Maylina L, Utami ND, Cahyono T, Noviana D. 2019. An integrative therapy for paraplegia dog with ehrlichiosis. ARSHI Veterinary Letters. 3(4):65-66. https://doi.org/10.29244/avl.3.4.65-66
Díaz-Regañón D, Villaescusa A, Ayllón T, Rodríguez-Franco F, García-Sancho M, Agulla B, Sainz Á. 2018. Epidemiological study of hemotropic mycoplasmas (hemoplasmas) in cats from central Spain. Parasites & Vectors. 11:140. https://doi.org/10.1186/s13071-018-2740-9 | PMid:29554981 PMCid:PMC5859754
Martínez-Díaz VL, Silvestre-Ferreira AC, Vilhena H, Pastor J, Francino O, Altet L. 2013. Prevalence and co-infection of haemotropic mycoplasmas in Portuguese cats by real-time polymerase chain reaction. Journal of Feline Medicine and Surgery. 15(10):879-885. https://doi.org/10.1177/1098612X13480985 | PMid:23482254 PMCid:PMC11383145
Maslakah AU, Kusumarini R. 2023. Case study: Generalized demodicosis and malasseziosis in a pug mix dog. Journal of Parasite Science. 7(2):78-85. https://doi.org/10.20473/jops.v7i2.47556
Purba DJ, Widyastuti SK, Anthara MS. 2020. Case report: Feline hemotropic mycoplasma in a local cat. Indonesian Medicus Veterinus. 9(2):157-167. https://doi.org/10.19087/imv.2020.9.2.157
Satriawan I, Octaviani DIDA. 2021. Haemobartonellosis in a domestic cat in indonesia: a case study. Veterinary Biomedical and Clinical Journal. 3(2):23-26. https://doi.org/10.21776/10.21776/ub.VetBioClinJ.2021.003.02.3
Schalm OW, Weiss DJ, Wardrop KJ. 2010. Schalm's Veterinary Hematology. Sixth Edition. Ames (Iowa): Wiley-Blackwell.
Strandberg NJ, Tang KM, Santos APD. 2023. Hemophagocytic syndrome in a cat with Mycoplasma haemofelis infection. Veterinary Clinical Pathology. 52(2):320-323. https://doi.org/10.1111/vcp.13218 | PMid:37025047
Tasker S. 2018. Haemoplasmosis in cats: European guidelines from the ABCD on prevention and management. Journal of Feline Medicine and Surgery. 20(3):256-261. https://doi.org/10.1177/1098612X18758594 | PMid:29478400 PMCid:PMC10816291
Weiss DJ, Wardrop KJ. 2011. Schalm's Veterinary Hematology. Sixth Edition. John Wiley & Sons
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 CC-BY-SA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin, membagikan, menggunakan kembali, mengadaptasi, mengubah, dan mengembangkan karya ini dalam media atau format apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan syarat mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis/pencipta asli, menyertakan tautan ke lisensi, dan menjelaskan jika ada perubahan yang dilakukan.
Apabila karya ini diadaptasi atau dimodifikasi, hasil adaptasinya harus didistribusikan dengan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel.




