Diagnosa dan penanganan hernia abdominalis pada kucing

abdomen hernia radiografi laparotomi kucing

Authors

  • Muhammad Fadly Aulia
    fadlyaulia123@gmail.com
    Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Indonesia
  • Nurul Aeni Ayu Lestari Rumah Sakit Hewan Cikole Lembang Jawa Barat, Lembang, Indonesia
  • Tyagita Hartady Departemen Ilmu Kedokteran Dasar, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Indonesia

Hernia merupakan penonjolan dari sebagian atau seluruh organ dari lokasi anatomi normalnya melalui lubang yang abnormal. Tulisan ini melaporkan penanganan kasus hernia abdominalis pada seekor kucing domestik jantan berusia 1 tahun dibawa ke Rumah Sakit Hewan (RSH) Cikole Lembang Jawa Barat. Pemilik mengeluhkan terdapat pembesaran abdomen setelah tertabrak kendaraan sehari sebelum dibawa ke RSH Cikole. Berdasarkan anamnesa pemilik, temuan klinis, dan radiografi kucing didiagnosa hernia abdominalis. Tindakan penanganan yang dilakukan adalah laparotomi untuk mereposisi organ dan menutup cincin hernia. Pasien menjalani rawat inap di RSH Cikole untuk diobservasi dan setelah 2 hari pascaoperasi, kucing sudah kembali aktif dan kondisi jahitan telah membaik.

How to Cite

1.
Aulia MF, Lestari NAA, Hartady T. Diagnosa dan penanganan hernia abdominalis pada kucing. ARSHI vet lett [Internet]. 2022 Aug. 4 [cited 2026 Jun. 6];6(3):49-50. Available from: https://journal.ipb.ac.id/index.php/arshivetlett/article/view/41827

Suspect feline infectious peritonitis pada kucing

Sus Derthi Widhyari, Bayu Firmala Kusuma, Setyo Widodo, Anita Esfandiari, Retno Wulansari, Leni...