Teknik koleksi dan analisa cairan serebrospinal pada hewan kecil
Downloads
Cairan serebrospinal (Cerebrospinal Fluid/CSF) terdapat pada otak dan sumsum tulang belakang yang dilapisi oleh lapisan meninges. Penyakit yang terjadi pada daerah ini dapat menyebabkan perubahan karakteristik pada cairan cerebrospinal. Analisa CSF merupakan bagian dari evaluasi diagnostik hewan yang memiliki indikasi adanya gangguan neurologik terutama seperti meningitis, ensefalitis dan myelitis yang memengaruhi sistem syaraf pusat, meninges dan sekitarnya, serta akar syaraf. Cairan serebrospinal dapat dikoleksi dengan metode atlanto-occipital cistern puncture dan lumbar puncture. Hewan diberikan anastesi general dan dibaringkan sternal atau lateral recumbency untuk memudahkan proses koleksi CSF. Cairan serebrospinal dapat di analisa melalui tampilan cairan, biokimia dan sitologi. Pengetahuan mengenahi teknik pengambilan CSF diperlukan untuk meminimalkan resiko cedera syaraf dan hal yang berkaitan dengan metodenya secara singkat dibahas dalam tulisan ini.
Lowrie M, James A. 2011. Cerebrospinal fluid: Analysis and interpre-tation in small animals. In Practice.33 (2):78-85. DOI: https://doi.org/10.1136/inp.d455
Scott HW. 1997. Clinical technique spinal puncture. Waltham Focus.7 (2): 10-12
Seguin B. 2001. Cerebrospinal fluid collection and analysis in dogs and cats. Waltham Focus11(4): 26-30.
All articles published in this journal are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
This license permits use, distribution, reproduction, and adaptation in any medium, including for commercial purposes, provided the original work is properly cited, a link to the license is given, and any changes made are indicated. Any derivative work must be distributed under the same license or a compatible license.




