Terapi giardiasis penyebab diare non-spesifik pada kucing

  • Rizal Arifin Akbari Departemen Klinik Reproduksi dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor Klinik Star Vet Ciomas, Bogor
  • Ietje Wientarsih Departemen Klinik Reproduksi dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor
  • Bayu Febram Prasetyo Departemen Klinik Reproduksi dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor Klinik Star Vet Ciomas, Bogor
  • Rini Madyastuti Departemen Klinik Reproduksi dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor
Keywords: fecal flotation, giardiasis, kista giardia, metronidazol

Abstract

Kucing jantan berumur 4 tahun bernama Rambo datang ke Klinik Star Vet Ciomas Bogor dengan keluhan menderita diare selama 6 bulan. Kucing memiliki kebiasaan diberikan minum air mentah, sering minum air toilet dan air got. Kucing di diagnosa menderita Giardiasis dengan menggunakan teknik fecal flotation yang ditunjukan dengan adanya kista Giardia sp. sebanyak >30 kista per lapang pandang. Kucing di terapi menggunakan antibiotika metronidazol dosis 20 mg/kg BB, imunomodulator (Echinacea extract) dosis 0.1 ml/kg BB dan Vitamin B12 dosis 0.025 mg/kg BB secara peroral selama 10 hari. Dilakukan pemantauan melalui pengamatan bentuk feses dan menghitung jumlah kista Giardia pada hari ke-0, 5, dan 10 pascaterapi. Pada hari ke-10 pascaterapi, feses sudah mulai berbentuk dan tidak ditemukan kista Giardia sp. sehingga kucing dinyatakan sembuh dari Giardiasis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Pozio E. 2008. Epidemiology and control prospects of foodborne parasitic zoonoses in the European Union. Parasitologia. 50: 17-24

Samuelson J. 1999. Why metronidazole is active against both bacteria and parasites. Antimicrobial agents and chemotherapy, 43(7): 1533-1541.

Scorza AV, Lappin MR. 2004. Metronidazole for the treatment of feline giardiasis. Journal of feline medicine and surgery. 6(3): 157-160.

Wientarsih I, Prasetyo BF,Madyastuti R, Sutardi LN, Akbari RA. 2017. Obat-Obatan Untuk Hewan Kecil. Edisi Revisi. Bogor (ID): IPB Pr. hal 159-151.

[CSFH] the Center for Food Security and Public Health. 2012. Giardia-sis. p1-13. http://www.cfsph.iastate.edu/Factsheets/pdfs/giardiasis.pdf.

Mirijello A, Vallone C, De Cosmo S, Landolfi R, Addolorato G. 2016. Chronic diarrhea in a patient with severe vitamin B12 deficiency: a rare clinical manifestation. Scandinavian journal of gas-troenterology. 51(6): 763-764.

Published
2018-02-01
How to Cite
Akbari, R. A., Wientarsih, I., Prasetyo, B. F., & Madyastuti, R. (2018). Terapi giardiasis penyebab diare non-spesifik pada kucing. ARSHI Veterinary Letters, 2(1), 7-8. https://doi.org/10.29244/avl.2.1.7-8