Strategi Optimasi Bisnis Berkelanjutan Pada Industri Madu Baduy Dalam Mencapai Pasar Global

Authors

  • Anggari Prasetyo IPB
  • Sapta Raharja Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fateta IPB
  • Ma'mun Sarma Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB

DOI:

https://doi.org/10.29244/

Keywords:

industry, sustainability, Baduy honey, optimization, global market

Abstract

Madu Baduy merupakan produk madu unik yang dihasilkan oleh masyarakat adat Baduy di Desa Kanekes, Banten, Indonesia. Madu Baduy dikenal dengan metode produksi secara tradisional, ramah lingkungan, mencerminkan kearifan lokal yang tinggi dan memiliki potensi besar di pasar domestik ataupun global. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, pemetaan Business Model Canvas (BMC), analisis SWOT, matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE), matriks Internal-External (IE), matriks SWOT, dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) untuk merumuskan strategi dalam pengembangan bisnis yang berkelanjutan. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interviews) dengan 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari pemangku adat, pemilik usaha, konsumen, instansi pemerintahan, Lembaga Swadaya Masyarakat dan pakar madu. Selain itu, data sekunder diperoleh dari berbagai sumber kredibel seperti buku, jurnal ilmiah, penelitian terdahulu, artikel berita, dan internet. Analisis data dilakukan secara kualitatif, dengan pemetaan BMC untuk mengidentifikasi sembilan elemen kunci bisnis, diikuti evaluasi menggunakan analisis SWOT. Matriks IFE dan EFE digunakan untuk mengevaluasi faktor internal dan eksternal, yang kemudian dianalisis dengan matriks IE untuk menentukan posisi strategis industri. Matriks SWOT digunakan untuk menghasilkan 17 strategi alternatif, dan QSPM digunakan untuk menentukan prioritas strategi berdasarkan daya tarik relatif masing-masing strategi. Industri Madu Baduy memiliki keunggulan pada kearifan lokal dan kelestarian lingkungan, namun menghadapi tantangan dalam pemasaran dan distribusi. Analisis BMC mengidentifikasi sembilan elemen kunci bisnis, termasuk segmen pelanggan yang terdiri dari wisatawan dan konsumen dengan kesadaran kesehatan, serta proposisi nilai berupa madu murni tanpa bahan tambahan. Matriks IE menempatkan industri Madu Baduy pada posisi "pertahankan dan pelihara", merekomendasikan strategi peningkatan pangsa pasar melalui pemasaran digital dan variasi produk. Matriks QSPM menghasilkan prioritas strategi, yang kemudian diimplementasikan melalui pendekatan fungsional manajemen, meliputi perencanaan (pengembangan saluran pemasaran online, edukasi produk), pengorganisasian (kemitraan bisnis berbasis lingkungan, sertifikasi produk), kepemimpinan (promosi melalui media sosial, pengembangan teknologi pemasaran digital), dan pengendalian (penjagaan kualitas produk, penyimpanan database pelanggan. Industri Madu Baduy memiliki sistem bisnis yang unik, berbasis pada kemitraan dengan masyarakat adat dan kearifan lokal, dengan potensi besar untuk berkembang melalui strategi pemasaran digital, inovasi produk, dan kemitraan bisnis berbasis lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. 2024. Data Ekspor Impor Nasional.

Chairuman, M. 2024. Konservasi sebagai landasan perencanaan lansekap berbasis tempat pada masyarakat Baduy Dalam di Kabupaten Lebak Provinsi Banten. ULIN Jurnal Hutan Tropis, 8(1): 67-77.

David, F. 2012. Strategic Management: Konsep Manajemen Strategis. Ed ke-12. Jakarta (ID): Salemba Empat.

Etikan, I, SA. Musa, RS. Alkassim. 2016. Comparison of Convenience Sampling and Purposive Sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1): 1–4.

Fajarini, U. 2014. Peranan Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Karakter. Sosio Didaktika. 1(2): 124 – 130.

Fitriani, R, B. Arifin, R. Yulianti. 2023. Strategi pengembangan pemasaran madu hutan Sumbawa berbasis kearifan lokal. J Agribisnis Terpadu. 16(2):233–245. https://doi.org/10.33512/jat.v16i2.17620

Hujairin, M, A. Ismadi, T. Kustana. 2017. Revitalisasi kearifan lokal suku arfak di papua barat dalam rangka mendukung ketahanan pangan wilayah. J Prodi Manajemen Pertahanan. 3(1): 53-77.

Kim, AJ, E. Ko. 2021. Impacts of social media marketing on customer equity in traditional markets. J of Business Research. 130:574–584. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.05.036

Kurniawa, F. 2020. Peraturan Hukum Adat Baduy dan Hierarki Menurut Undang-Undang yang Berlaku. Jurnal Panorama Hukum, 5(1): 63–76.

Le, TM, TC. Kuo, YF. Kuo, VQ. Le. 2025. Exploring the triple bottom line: A comprehensive review and research agenda. Environmental Sciences Europe. 37(1): 1–23. https://doi.org/ 10. 1186/ s12302-025-01184-9

Mulyana, A. 2018. Norma Adat dan Pelestarian Lingkungan. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(1): 33–42.

Osterwalder, A, Y. Pigneur. 2012. Business Model Generation. Jakarta (ID): PT Elex Media Komputindo (Terjemahan).

Robbins, SP, M. Coulter. 2021. Management (15th ed.). Pearson.

Sari, DP, R. Putra. 2024. Implementasi triple bottom line untuk meningkatkan profitabilitas UMKM: studi empiris di Indonesia. Indonesian J of Technology and Applied Research. 5(2):87–95. https://doi.org/10.1234/ ijtar.v5i2.745.

Setiawan, N. 2019. Metodologi penelitian: pengolahan dan analisis data. Inspektorat Jendral Derpartemen Pendidik Nas., siap terbit.

Smith, J. 2024 Nov 9. Nine in ten honey samples from UK retailers fail authenticity test. The Guardian.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung (ID): Alfabeta

Wheelen, TL, JD. Hunger. 2010. Strategic management and business policy: Achieving sustainability. Pearson Education.

Wulandari, D. 2017. Kualitas madu (keasaman, kadar air, dan kadar gula pereduksi) berdasarkan perbedaan suhu penyimpanan. J kimia riset. 2(1): 16–22.

Yuliarti N. 2015. Khasiat Madu Untuk Kesehatan dan Kecantikan. Yogyakarta (ID): Rapha Publishing.

Published

2026-02-20

Issue

Section

Vol. 21 No. 1

How to Cite

Strategi Optimasi Bisnis Berkelanjutan Pada Industri Madu Baduy Dalam Mencapai Pasar Global. (2026). MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah, 21(1), 18-30. https://doi.org/10.29244/