Faktor-Faktor Pendorong Adopsi dan Potensi Ekonomi Biogas dari Limbah Ternak Sapi Perah di Hulu DAS Citarum
DOI:
https://doi.org/10.29244/jurnal_mpd.v18i1.56013Kata Kunci:
limbah ternak sapi perah, biogas, regresi multinomial, extended CBAAbstrak
ABSTRAKUsaha peternakan sapi perah memproduksi limbah ternak sebagai produk sampingan yang memiliki potensi untuk mencemari lingkungan. Biogas dari limbah ternak sapi perah merupakan salah satu solusi untuk mencegah polusi. Namundemikian, tidak seluruh petani di hulu DAS Citarum mengelola limbah ternak yang dihasilkannya dan membuang ke dalam aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan peternak untuk mengelola, berhenti mengelola maupun tidak mengelola limbah ternak sapi perah yang dihasilkan, serta untuk mengestimasi potensi biaya-manfaat dari pengolahan biogas dari limbah ternak sapi perah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung pada bulan Februari sampai dengan bulan Agustus 2017. Metode yang digunakan yaitu Regresi Logistik Multinomial dan Extended Cost-Benefit Analysis. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi kecenderungan untuk mengelola limbah ternak yaitu pembinaan (0,023), umur (0,035), tekanan sosial (0,045) dan keanggotaan pada kelompok peternak (0,051). NPV dari pengolahan biogas di hulu DAS Citarum mencapai Rp.5.298.340.499,- dan Net-B/C Ratio mencapai 1,60.
Kata Kunci: limbah ternak sapi perah, biogas, regresi multinomial, extended CBA
Unduhan
Referensi
Boardman, A. E., Greenberd, D., Vining, A. & Weimer, D., 2009. Cost-Benefit Analysis: Concept and Practice. 4th penyunt. New Jersey: Prentice Hall.
Boyle, K. J. et al., 1994. An Investigation of Part-Whole Biases in Contingent-Valuation Studies. Journal of Environmental Economics and Management, 27(1), pp. 64-83.
Carson, R. T. & Mitchell, R. C., 1993. The Value Of Clean Water: The Public's Willingness To Pay for Boatable, Fishable and Swimable Quality Water. Water Resources Research, 29(7), pp. 2445-2454.
Cuéllar, A. D. & Webber, M. E., 2008. Cow Power: The Energy and Emissions Benefits of Converting Manure to Biogas. Environmental Research Letter, pp. 1-8.
Engler, C. R., Jordan, E. R., McFarland, M. J. & Lacewell, R. D., 1999. Economics and environmental impact of biogas production as a manure management strategy. Texas, Texas A & M University, College Station, pp. 109-114.
Fauzi, A., 2014. Valuasi Ekonomi dan Penilaian Kerusakan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Bogor: IPB Press.
Harahap, F. M., Apandi & Ginting, S., 1978. Teknologi Gasbio. Bandung: Pusat Teknologi Pembangungan Institut Teknologi Bandung.
Haryati, T., 2006. Biogas: Limbah Peternakan yang Menjadi Sumber Energi Alternatif. WARTAZOA, Volume 16 No.3, pp. 160-169.
Hosmer, D. W. & Lemeshow, S., 2000. Applied Logistic Regression: 2nd ed. New York: John Wiley & Sons.
IPCC, 2006. 2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories. Kanagawa: IGES, Japan..
Juanda, B., 2009. Ekonometrika: Pemodelan dan Pendugaan. Bogor: IPB Press.
Kementerian Pertanian RI, 2016. Statistik Pertanian 2016. Jakarta (ID): Pusdatin Kementan RI.
Lam, J. & Heedge, F. T., 2011. Domestic Biogas Compact Course: Technology and Mass-Dissemination Experiences from Asia. Oldenburg: Oldenburg University.
Parikesit, Takeouchi, K., Tsunekawa, A. & Abdoellah, O. S., 2005. Resource analysis of small-scale dairy production system in an Indonesian village - a case study. Agriculture, Ecosystems and Environment, Volume 105, pp. 541-554.
Sihombing, D., 2000. Teknik Pengolahan Limbah Kegiatan/Usaha Peternakan. Bogor: Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian Institut Pertanian Bogor.
Widodo, T. W. & Hendriadi, A., 2005. Development of Biogas Processing for Small Scale Farm in Indonesia.. Proceeding of International Seminar on Biogas Technology for Poverty Reduction and Sustainable Development, pp. 1-7.
Widodo, T. W. & Takumoto, O., n.d. Suggestion on Utilization of Feces at Large Scale Cattle Farm and Improvment of Environment. pp. 1-11.
Wilkinson, K. G., 2011. Rewiew a comparison of the drivers influencing adoption of on-farm anaerobic digestion in Germany and Australia. Biomass and Bioenergy, Volume 32, pp. 1613-1622.




%20Logo.png)
