ANALISIS MODEL MANGSA-PEMANGSA DENGAN STRUKTUR UMUR PADA MANGSA KASUS WERENG BATANG COKLAT (NILAPARVATA LUGENS)
DOI:
https://doi.org/10.29244/milang.21.2.117-127Abstract
Dalam penelitian ini dianalisis suatu model interaksi mangsa–pemangsa dengan struktur umur pada mangsa, yang dibedakan menjadi mangsa muda (nimfa wereng) dan mangsa dewasa (wereng), serta satu jenis pemangsa yaitu kepik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh interaksi antara mangsa muda, mangsa dewasa, dan pemangsa terhadap dinamika ketiga populasi tersebut. Metode yang digunakan dalam analisis meliputi penentuan titik ekuilibrium beserta sifat kestabilannya, serta simulasi numerik. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga titik ekuilibrium, dengan kestabilan yang bergantung pada nilai parameter yang digunakan. Selain itu, diperoleh bahwa peningkatan tingkat pemanenan terhadap mangsa dewasa (pemberantasan wereng dewasa) menyebabkan penurunan populasi mangsa dewasa dan populasi pemangsa. Sementara itu, peningkatan tingkat kejenuhan pemangsaan mengakibatkan peningkatan populasi mangsa muda dan mangsa dewasa, namun menurunkan populasi pemangsa.
Kata kunci: Kestabilan, mangsa dewasa, mangsa muda, pemangsa, titik tetap.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ali Kusnanto, Paian Sianturi, N K Kutha Ardana, Faizah Maharani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

.png)