Pengembangan Model Jaringan Syaraf Tiruan untuk Menduga Emisi Gas Metana dari Padi Sawah

Chusnul Arif (1) , Budi Indra Setiawan (1) , Slamet Widodo (1) , Rudiyanto Rudiyanto (1) , Nur Aini Iswati Hasanah (1) , Nurfaijah Nurfaijah (1) , Oktari Ega (1) , Masaru Mizoguchi (2)
(1) Institut Pertanian Bogor, Indonesia,
(2) University of Tokyo, Japan

Abstract

Budidaya padi sawah dengan sistem irigasi tergenang merupakan sumber emisi gas metana (CH4) yang menyebabkan peningkatan pemanasan global. Pada umumnya, pengukuran gas metana dilakukan secara tidak kontinu dengan melakukan sampling dan analisis di lab menggunakan gas chromatography yang cukup mahal. Makalah ini menyajikan model jaringan syaraf tiruan (JST) untuk memprediksi gas metana yang diemisikan dari padi sawah berdasarkan data parameter lingkungan biofisik yang mudah diukur seperti kelembaban tanah, suhu tanah, dan daya hantar listrik (DHL) tanah. Untuk melakukan validasi model, percobaan dilakukan di dua tempat berbeda yaitu di Kanagawa dan Bogor. Perlakuan difokuskan pada pemberian air yang berbeda dengan menggunakan prinsip budidaya system of rice intensification (SRI). Model JST yang dikembangkan menggunakan algoritma back propagation dengan layer masukan terdiri atas 3 node: kelembaban tanah, suhu tanah, dan DHL tanah, sedangkan gas metana dijadikan sebagai keluaran. Dari hasil pembelajaran model JST didapatkan korelasi antara gas metana hasil pengukuran dan model cukup tinggi dengan nilai R2 sebesar 0.93.

Kata kunci: emisi gas rumah kaca, gas metana, jaringan syaraf tiruan, lingkungan biofisik, padi sawah.

Full text article

Generated from XML file

Authors

Chusnul Arif
chusnul_arif@ipb.ac.id (Primary Contact)
Budi Indra Setiawan
Slamet Widodo
Rudiyanto Rudiyanto
Nur Aini Iswati Hasanah
Nurfaijah Nurfaijah
Oktari Ega
Masaru Mizoguchi
Author Biographies

Chusnul Arif, Institut Pertanian Bogor

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan

Budi Indra Setiawan, Institut Pertanian Bogor

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan

Slamet Widodo, Institut Pertanian Bogor

Departemen Teknik Mesin dan Biosistem

Rudiyanto Rudiyanto, Institut Pertanian Bogor

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan

Nur Aini Iswati Hasanah, Institut Pertanian Bogor

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan

Nurfaijah Nurfaijah, Institut Pertanian Bogor

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan

Oktari Ega, Institut Pertanian Bogor

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan

Masaru Mizoguchi, University of Tokyo

Department of Global Agricultural Sciences
[1]
C. Arif, “Pengembangan Model Jaringan Syaraf Tiruan untuk Menduga Emisi Gas Metana dari Padi Sawah”, JIKA, vol. 3, no. 2, pp. 65–73, May 2016, doi: 10.29244/jika.3.2.65-73.

Article Details

How to Cite

[1]
C. Arif, “Pengembangan Model Jaringan Syaraf Tiruan untuk Menduga Emisi Gas Metana dari Padi Sawah”, JIKA, vol. 3, no. 2, pp. 65–73, May 2016, doi: 10.29244/jika.3.2.65-73.

Identifikasi Tanaman Buah Tropika Berdasarkan Tekstur Permukaan Daun Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan

Muhammad Asyhar Agmalaro, Aziz Kustiyo, Auriza Rahmad Akbar
Abstract View : 6772
Download :12398