Integrasi Sirkular Ekonomi Dalam Kawasan Konservasi
DOI:
https://doi.org/10.29244/agro-maritim.0502.542-545Keywords:
Ekonomi Sirkular, Kawasan Konservasi, KebijakanAbstract
Sebagai aturan turunan dari UUCK, Pemerintah telah menetapkan PP No. 27 Tahun 2021 terkait tentang penyelenggaraan bidang kelautan dan perikanan, di mana dalam pasal 2(a) sebagai pasal pembuka secara eksplisit menyebutkan tentang perubahan zona inti dapat dilakukan dalam rangka pelaksanaan kebijakan nasional (Proyek strategis nasional). Zona inti memerlukan proteksi yang tinggi untuk menjaga kestabilan dalam pemanfaatannya agar tetap berkelanjutan. Namun zona inti dalam kebijakan PP No.27/2021 memberi keleluasaan untuk dirubah dalam konteks kebijakan nasional (Proyek strategis nasional). hal tersebut secara rasionalitas akan menimbulkan konsekuensi dalam aspek ekologi, ekonomi dan sosial kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil terkhusus kawasan konservasi. Integrasi ekonomi sirkular dalam pariwisata berkelanjutan memberikan konsep peningkatan pada aspek lingkungan dan sosial ekonomi. Konsep ekonomi sirkular memungkinkan untuk mengakomodasi tiga aspek dalam pembangunan berkelanjutan pada zona inti kawasan konservasi. Oleh sebab itu, diperlukan pedoman yang spesifik terkait dengan mekanisme penerapan konsep ekonomi sirkular dalam kawasan konservasi.
References
[PRI] 2021. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Kelautan Dan Perikanan. Jakarta: Sekretariat Negara.
[PRI] Pemerintah Republik Indonesia. 2020. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Jakarta: Sekretariat Negara.
Permata. 2021. THE FUTURE IS CIRCULAR (LANGKAH NYATA INISIATIF EKONOMI SIRKULAR DI INDONESIA). Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas
Rusandi A. 2020. Pengelolaan Kawasan Konserfasi. Presentasi Disampaikan Pada agenda Online Leson Learning 2020 “Ada Apa Dengan Konservasi Laut di Indonesia.” Video Conference, 20 Mei 2020.
Soemodinoto A, Yulianto, Kartawijaya T, Herdiana Y, Ningtias P, Kassem K, Andayani N. 2018. Contributioni of local governments to a national commitment of the iAichi Biodiversity Target 11: the case of West Nusa Tenggara Province, Indonesia. iBiodiversity, 19(1–2): 72–80. https://doi.org/10.1080/14888386.2018.1467790
Downloads
Published
Issue
Section
License
This license enables reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, so long as attribution is given to the creator. The license allows for commercial use. CC BY includes the following elements:
BY: credit must be given to the creator.
