Pendekatan Integrated Coastal Management (ICM) dalam Pengelolaan ROB dan Banjir
DOI:
https://doi.org/10.29244/agro-maritim.0501.475-481Keywords:
Integrated Coastal Management, ROB, BanjirAbstract
Persoalan penanganan banjir rob dan limpasan di Kabupaten dan Kota Pekalongan bersifat kompleks karena melibatkan banyak pihak. Kondisi ini semakin berat dengan kapasitas adaptif berada pada tingkat Rendah Sedang, dan persepsi risiko masyarakat pada level Rendah. Kajian PKSPL IPB (2021) memproyeksikan nilai kerugian dan kerusakan tahun 2030 mencapai Rp. 30,94 trilliun (penanganan business as usual). Sehingga perlu pendekatan ICM untuk mengidentifikasi solusi atas tantangan pembangunan melalui mekanisme pengambilan keputusan secara terpadu dan sistematis mulai dari perencanaan, inisiasi, implementasi, monitoring, evaluasi atas strategi dan program sebagai respon atas tantangan yang dihadapi masyarakat. Pendekatan ICM menyediakan panduan bagi semua aktor untuk menyusun rencana induk pengelolaan pesisir secara terpadu.
References
Diwa-Acallar J. 2021. Disaster Risk Reduction (DRR) and Management Under a Changing Climate: Bridging the Divide Through Integrated Coastal Management (ICM) Toward Sustainable Development Goals. In Tatano, H., Collins, A. (ed). Proceedings of the 3rd Global Summit of Research Institutes for Disaster Risk Reduction. Singapore; GADRI and Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-15-8662-0_14
Faqih A, Muhammad FR, Widagdo IB. 2000a. Risiko Banjir di DAS Kupang Pekalongan. Laporan untuk Yayasan Mercy Corps Indonesia, 2020 (tidak dipublikasikan)
Faqih A, Muhammad FR, Widagdo IB, Listyarini J. 2020b. Prediksi dan Skenario Iklim untuk Kajian Bahaya Banjir di Pekalongan, Jawa Tengah. Laporan pada Yayasan Mercy Corps Indonesia, 2020 (tidak dipublikasikan).
[BNPB] Badan Nasional Penanggulangan Bencana. 2021. Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) 2021. Jakarta (ID) : BNPB.
[CoREM] Center for Coastal Rehabilitation and Disaster Mitigation Studies-UNDIP, [YMCI] Yayasan Mercy Corps Indonesia. 2020. Laporan Loss and Damage Assessment in Pekalongan City and Pekalongan Regency Under Zurich Flood Resilience Alliance Program. Semarang (ID): CoREM-YMCI (tidak dipublikasikan).
Kemitraan. 2017. Pengukuran tingkat penurunan permukaan tanah menggunakan Teknik DINSAR dengan citra Sentinel pada 2015-2016 dan 2016-2017. Jakarta (ID): Kemitraan/Partnership (tidak dipublikasikan).
Kismawardhani RA, Wirastriya A, Berlianty D. 2018. Sea Level Rise in the Java Sea Based on Altimetry Satellites Data over 1993-2015. IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci. 165(012006). https://doi.org/10.1088/1755-1315/165/1/012006
[PKSPL] Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan-IPB, [YMCI] Yayasan Mercy Corps Indonesia. 2021. Loss and Damage Assessment in Pekalongan Municipality and Pekalongan Regency Under Zurich Flood Resilience Alliance Program. Bogor (ID): PKSPL-YMCI (tidak dipublikasikan).
[PEMSEA] Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia. 2015. Integrated Coastal Management (ICM) Code. Quezon City (PH): PEMSEA.
[UNISDR] United Nations Inter-Agency Secretariat of the International Strategy for Disaster Risk Reduction. 2004. Living with Risk: A Global Review of Disaster Reduction Initiatives. Volume 1. Geneva, Switzerland : UNISDR.
Twigg J. 2015. Disaster Risk Reduction. Good Practice Review 9. Humanitarian Policy GroupOverseas Development Institute. London, United Kingdom
Pasaribu MJ, Hazarika KM, Nashrrullah S, Hazarika MK, Samarakoon L. 2013. Study on Flood Inundation in Pekalongan, Central Java. Int. J. Remote Sens. Earth Sci. 10(2):76–83. https://doi.org/10.30536/j.ijreses.2013.v10.a1845
Downloads
Published
Issue
Section
License
This license enables reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, so long as attribution is given to the creator. The license allows for commercial use. CC BY includes the following elements:
BY: credit must be given to the creator.
