SINTESIS FLOKULAN DARI PATI SAGU DAN AKRILAMIDA MENGGUNAKAN MICROWAVE INITIATED TECHNIQUE UNTUK APLIKASI PENURUNAN KADAR PADATAN TERSUSPENSI DALAM AIR

  • Slamet Purwanto, Erliza Hambali dan Suprihatin TIN

Abstract

Nanoserat selulosa telah diisolasi dari ampas tapioka dengan tujuan untuk mempelajari sifat fisik Flokulan hibrid yang merupakan gabungan antara polimer alami seperti pati sagu (backbone) dan polimer sintetis seperti akrilamida (cangkok) dapat disintesis melalui reaksi kopolimerisasi pencangkokan dengan menggunakan iradiasi gelombang mikro. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi proses sintesis terbaik dengan perlakuan konsentrasi akrilamida dan waktu reaksi kopolimerisasi menggunakan teknik initiated microwave synthesis dan mendapatkan informasi kinerja flokulan yang dihasilkan untuk penurunan kadar padatan tersuspensi dalam air. Berdasarkan hasil pengujian pada perolehan produk, nisbah pencangkokan dan efisiensi pencangkokan diketahui bahwa kondisi kopolimerisasi terbaik untuk menghasilkan kopolimer cangkok (flokulan) adalah menggunakan 100 ml akrilamida 50% (setara dengan 50 g atau  0,70 mol) dan waktu reaksi kopolimerisasi 3 menit. Flokulan terbaik yang dihasilkan mampu menurunkan TSS 7,5 menjadi 2,5 mg/l, kekeruhan 8,5 menjadi 2 FTU dan warna 40,5 menjadi 11 unit PtCo. Dengan kata lain efisiensi penyisihan flokulan terbaik dalam menurunkan TSS, kekeruhan dan warna secara berurutan adalah 66,67%, 76,47% dan 72,84%.

Kata kunci: pati sagu, akrilamida, kopolimerisasi pencangkokan, iradiasi gelombang mikro, flokulan
Published
2013-11-25