APLIKASI KARAGENAN SEBAGAI CANGKANG KAPSUL KERAS ALTERNATIF PENGGANTI KAPSUL GELATIN

  • Pipih Suptijah Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB
  • Sugeng Heri Suseno Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB
  • Kurniawati Kurniawati Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB
Keywords: kadar air, kapsul, karagenan, viskositas, waktu hancur

Abstract

Karagenan merupakan polisakarida yang diekstrak dari rumput laut merah kelas Rhodophyceae yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku material berbasis polisakarida salah satunya adalah cangkang kapsul keras. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan karagenan sebagai bahan baku cangkang kapsul keras. Pembuatan cangkang kapsul keras dilakukan secara manual yaitu dengan pencelupan cetakan ke dalam larutan pembentuk kapsul. Formulasi larutan yang digunakan pada penelitian ini terdiri atas empat perlakuan yaitu karagenan konsentrasi 3%, 4%, 5%, dan 6%. Formulasi karagenan terbaik dilihat dari parameter spesifikasi cangkang kapsul, kadar air, dan waktu hancur kapsul. Karagenan yang digunakan dalam pembuatan cangkang kapsul keras mengandung kadar air sebesar 18,38%, abu 17,58%, sulfat 17,90%, dan viskositas 124 cP. Cangkang kapsul yang diperoleh memiliki spesifikasi panjang kapsul bagian badan 17,75-18,45 mm dan tutup 11,23-11,42 mm, diameter badan 7,19-7,44 mm dan tutup 7,357,69 mm, volume 0,63-68 mL, ketebalan 0,029-0,151 mm, berat kapsul 0,037-0,129 g. Konsentrasi karagenan secara signifikan berpengaruh terhadap waktu hancur dan viskositas larutan pembentuk cangkang kapsul, namun tidak berpengaruh terhadap kadar air cangkang kapsul. Formulasi terbaik terdapat pada cangkang kapsul dengan konsentrasi karagenan 5% yang memiliki viskositas sebesar 6.10010.333 cP, kadar air sebesar 17,43%, dan waktu hancur 20,59 menit.


Published
2012-12-31