KEKUATAN BENTURAN KAPAL KAYU 5-7 GT SAAT MERAPAT KE DERMAGA: UPAYA UNTUK MENENTUKAN KETEBALAN MINIMAL LAMINASI FRP

Muhamad Khoirul Anam (1) , Yopi Novita (2) , Budhi H. Iskandar (2)
(1) Program Studi Teknologi Perikanan Laut, FPIK-IPB University, Indonesia,
(2) Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, FPIK-IPB University, Indonesia

Abstrak

Kajian ini merupakan tahap awal dari kajian yang bertujuan menentukan ketebalan minimal lapisan laminasi FRP (Fiber Reinforced Plastic) pada kapal kayu ukuran 5-7 GT (Gross Tonnage). Konstruksi laminasi FRP bertujuan mengurangi kontak langsung bagian kapal dengan air disekitarnya serta mampu menahan benturan kapal ketika sandar pada dermaga khususnya bagian kasko kapal. Saat ini laminasi FRP dilakukan berdasarkan keahlian dan pengalaman yang dimiliki oleh pengrajin. Tujuan dari kajian ini untuk mengetahui kekuatan benturan pada kapal yang akan dijadikan acuan untuk menentukan ketebalan laminasi FRP. Metode yang digunakan adalah dengan identifikasi dimensi utama kapal, kecepatan kapal dan kekuatan benturan yang kemudian dianalisis secara deskriptif numerik. Data diperoleh dari 13 kapal sampel selama bulan Oktober-Desember 2019. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kapal yang digunakan termasuk towed or dragged gear. Dimensi utama kapal dengan rata-rata Loa 9,5 m; Bmax 3,2 m; D 1,2 m dengan ton displacement 13,6 ton/m3. Kecepatan kapal ketika terjadi benturan pertama mengalami penurunan berkisar 0,4-1,0 m/s atau sekitar 20-75%. Kekuatan benturan yang terjadi pada kapal ketika benturan pertama berkisar 7,13-87,48 kN.m. Oleh karena itu, kekuatan bentur yang akan dijadikan acuan dalam menentukan ketebalan lapisan laminasi FRP pada kapal kayu adalah sebesar 87,48 kN.m.

Artikel teks lengkap

Dihasilkan dari file XML

Referensi

Ayodhyoa, A.U. 1972. Craft and gear. Corespondence Course Centre. Jakarta. 66-68 p.

Fauzan. 2018. Perencanaan fender dermaga (jetty) kapal dengan bobot 10000 DWT. J. Ensiklopedia, 1(1):153–157. https://doi.org/10.33559/eoj.v1i1.93

Fyson, J. 1985. Design of small fishing vessels. In Food and Agriculture Organization of the United Nations. England. 80-85 pp.

Iskandar, B.H. & S. Pujiati. 1995. Keragaan teknis kapal perikanan di beberapa wilayah Indonesia (Laporan Penelitian). In Pemanfaatan Sumber-daya Perikanan, Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Kalangi, P.N.I. 2013. Perkembangan ukuran utama kapal pukat cincin di Sulawesi Utara. J. Ilmu dan Teknologi Perikanan Tangkap, 1(4): 128–134. https://doi.org/10.35800/jitpt.1.4.2013.3828 DOI: https://doi.org/10.35800/jitpt.1.4.2013.3828

Ma’ruf, B. 2013. Analisis kekuatan laminasi lambung kapal fiberglass yang menggunakan material multiaxial. J. Standarisasi, 16(1): 31–40. http://doi.org/10.31153/js.v16i1.81 DOI: https://doi.org/10.31153/js.v16i1.81

Marasabessy, A. & S. Siagian. 2016. Analisis keretakan pelat zona lambung kapal berbahan fiberglass. J. Kapal, 13(3): 151-152. https://doi.org/10.14710/kpl.v13i3.12400 DOI: https://doi.org/10.14710/kpl.v13i3.12400

Marzuki, I., A. Zubaydi, & B. Ma’ruf. 2017. Kajian penerapan aturan klasifikasi pada laminasi struktur konstruksi lambung kapal ikan fiberglass 3 GT. J. Wave, 11(1): 15–22. https://doi.org/10.29122/jurnalwave.v11i1.2055 DOI: https://doi.org/10.29122/jurnalwave.v11i1.2055

Novita, Y., N. Martiyani, & E. Ariyani. 2014. Kualitas stabilitas kapal payang Pelabuhan Ratu berdasarkan distribusi muatan. J. IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, 1(1): 28–39. https://doi.org/10.20956/jipsp.v1i1.58

Palembang, S., A. Luasunaung, & F.P.T. Pangalila. 2013. Kajian rancang bangun kapal ikan fibreglass multifungsi 13 GT di galangan kapal CV Cipta Bahari Nusantara Minahasa Sulawesi Utara. J. Ilmu dan Teknologi Perikanan Tangkap, 1(3): 87–92. https://doi.org/10.35800/jitpt.1.3.2013.1410 DOI: https://doi.org/10.35800/jitpt.1.3.2013.1410

Patria, A.A. & T.W. Pribadi. 2017. Analisis teknis dan ekonomis pembangunan kapal ikan tradisional ukuran <10 GT berbahan kayu utuh dengan teknologi laminasi kayu mahoni. J. TEKNIK ITS, 6(1): G35–G41. http://doi.org/10.12962/j23373539.v6i1.22839 DOI: https://doi.org/10.12962/j23373539.v6i1.22839

Purwanto Y., B.H. Iskandar, M. Imron, & B. Wiryawan. 2016. Aspek keselamatan ditinjau dari stabilitas kapal dan regulasi pada kapal pole and line di Bitung, Sulawesi Utara. J. Marine Fisheries, 5(2): 181-191. https://doi.org/10.29244/jmf.5.2.181-191 DOI: https://doi.org/10.29244/jmf.5.2.181-191

Ramdhani, M.A., S. Nugroho, & L. Diana. 2019. Analisa performa savonius heliks untuk arus sungai di Indonesia menggunakan metode CFD. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Terapan, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Surabaya, 05 Agustus 2019. 5-9 pp. https://prosiding.polinema.ac.id/sngbr/index.php/sntt/article/view/251

Sarena, S.T., R.Y. Adhitya, C.R. Handoko, & N. Rinanto. 2016. Aplikasi sistem peringatan tabrakan pada kapal berbasis data GPS menggunakan logika fuzzy. J. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 20(2): 93–104. https://doi.org/10.31284/j.iptek.2016.v20i2.48 DOI: https://doi.org/10.31284/j.iptek.2016.v20i2.48

Satria, A.Y., D.N. Fattah, D.A. Indrastono, & H.I. Indarto. 2013. Evaluasi geoteknik dan struktur pada dermaga eksisting terminal peti kemas Semarang. J. Karya Teknik Sipil, 2(4): 309-319. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkts/article/view/3949.

Sitepu, A.H. & S. Baso. 2016. Performa design stripshield sea chest kapal basarnas tipe FRP36 berdasarkan water intake. J. Riset dan Teknologi, 14(1): 87–96. http://journal.unhas.ac.id/index.php/jrtk/article/viewFile/691/491

Sunardi, Sukandar, E.Y. Sulkhani, & M.A. Rahman. 2019. Repair technique for wooden fishing boats using fibreglass. In IOP Confrence Service Earth Environment Science. 370(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/370/1/012081 DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/370/1/012081

Susanto, A., B.H. Iskandar, & M. Imron. 2011. Fishing vessel design and stability evaluation in Palabuhan Ratu (case study of PSP 01 training-fishing vessel). J. Marine Fisheries, 2(2): 213–221. http://103.10.105.65/index.php/jpsp/article/view/6183 DOI: https://doi.org/10.29244/jmf.2.2.213-221

Svensson, H. 2009. Protection of bridge piers against ship collision. J. Steel Construction. 2(1): 21–32. https://doi.org/10.1002/stco.200910004 DOI: https://doi.org/10.1002/stco.200910004

The Overseas Coastal Area Development Institute of Japan (OCDI). 2009. Chapter 5 earth pressure and water pressure. In: National Institute for Land and Infrastructure Management (MLTI). (ed.). Technical Standards and Commentaries for Port and Harbour Facilities In Japan. The Overseas Coastal Area Development Institute of Japan, Tokyo, Japan. 271–311 pp.

Wardani, G.A., Wijayanti, & B.A. Murtomo. 2014. Penataan kampung nelayan Desa Bendar-Bajomulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. J. Imaji, 3(3): 227–238. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/imaji/article/download/5651/5439

Yahya, E., A. Rosyid, & A. Suherman. 2013. Tingkat pemanfaatan fasilitas dasar dan fungsional dalam strategi peningkatan produksi di pelabuhan perikanan pantai Tegalsari kota Tegal Jawa Tengah. J. Ilmu dan Perikanan Tangkap Tangkap, 2(1): 56–65. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jfrumt/article/view/1741

Penulis

Muhamad Khoirul Anam
Yopi Novita
yopi1516@gmail.com (Kontak utama)
Budhi H. Iskandar
KEKUATAN BENTURAN KAPAL KAYU 5-7 GT SAAT MERAPAT KE DERMAGA: UPAYA UNTUK MENENTUKAN KETEBALAN MINIMAL LAMINASI FRP . (2020). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 12(3), 747-760. https://doi.org/10.29244/jitkt.v12i3.30063

Rincian Artikel

Cara Mengutip

KEKUATAN BENTURAN KAPAL KAYU 5-7 GT SAAT MERAPAT KE DERMAGA: UPAYA UNTUK MENENTUKAN KETEBALAN MINIMAL LAMINASI FRP . (2020). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 12(3), 747-760. https://doi.org/10.29244/jitkt.v12i3.30063
No Related Submission Found