KELEMBAGAAN PROGRAM CITARUM HARUM DALAM PENGELOLAAN SUB DAS CIRASEA, CITARUM HULU

Penulis

  • Farhana Nurysyifa Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB)
  • Kaswanto Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) http://orcid.org/0000-0001-6036-9799

DOI:

https://doi.org/10.29244/jkebijakan.v8i3.28064

Kata Kunci:

analisis kelembagaan, indeks erosi, pengelolaan berkelanjutan

Abstrak

Sub DAS Cirasea merupakan daerah hulu DAS Citarum. Area ini memiliki indeks erosi yang sangat buruk akibat masifnya aktivitas pertanian, sehingga landuse hutan semakin terancam dari tahun ke tahun. Padahal daerah hulu DAS memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas air di daerah yang lebih rendah. Oleh karena itu, penempatan sektor Satgas Kodam III dalam menunjang program Citarum Harum terdapat di beberapa kecamatran di kawasan Sub DAS Cirasea. Namun, pelaksanaan program Citarum Harum yang hanya dibatasi 7 tahun justru menimbulkan persoalan baru terkait keberlanjutan pengelolaan. Kawasan yang menjadi prioritas dalam penempatan sektor khusus menangani ppermasalahan erosi memiliki beberapa kriteria, seperti status lahan sebagai hutan lindung dan atau hutan konservasi, luasnya area lahan kritis, elevasi diatas 1000 m, dan memiliki topografi curam. Motivasi ekonomi, sebagai salah satu faktor agar masyarakat memiliki inisiatif dalam mengelola sungai, dipengaruhi oleh seberapa pentingnya fungsi sungai sebagai penunjang kehidupan sehari-hari. Analisis SWOT menghasilkan beberapa prioritas rekomendasi, yaitu perlu adanya kepastian koordinasi antarprogram maupun antarsektor secara riil di lapangan dan kepastian pascapanen untuk meningkatkan motivasi petani dalam menanam kopi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Bandaragoda, D.J. 2000. A framework for institutional analysis for water resources management in a river basin context. Working paper 5. Colombo (SL): International Water Management Institute.

Hasan, M. 2011. Model kebijakan pengelolaan sumber daya air pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang berkelanjutan. [Disertasi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Prastiyo, Y.B., Kaswanto, R., Arifin, H.S. 2017. Analisis ekologi lanskap agroforestri pada riparian Sungai Ciliwung di Kota Bogor. Jurnal Lankap Indonesia. 2(9): 81-90. DOI: https://doi.org/10.29244/jli.v9i2.16964

Raharja, S.J. 2008. Pendekatan kolaboratif dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai Citarum. [Disertasi]. Depok (ID): Universitas Indonesia.

Rusdiana, O., Gufrona, R. 2011. Aplikasi model optimasi linear goals programming dalam menentukan pola penggunaan lahan optimal di DAS Citarum Hulu. JST. Vol. 02: 26‒34.

Salampessy, M.L., Lidiawati, I. 2017. Potensi kelembagaan lokal dalam pengelolaan daeerah aliran sungai (studi kasus di Desa Cemplang, sub DAS Ciaten Hulu Timur DAS Cisadane). Jurnal Hutan tropis. 2(5): 113-11. DOI: https://doi.org/10.20527/jht.v5i2.4364

Unduhan

Diterbitkan

2021-12-01

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Nurysyifa, F., & Kaswanto. (2021). KELEMBAGAAN PROGRAM CITARUM HARUM DALAM PENGELOLAAN SUB DAS CIRASEA, CITARUM HULU. RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian Dan Lingkungan, 8(3), 121-135. https://doi.org/10.29244/jkebijakan.v8i3.28064

Artikel Serupa

1-10 dari 160

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.