Author Guidelines

PERSYARATAN UMUM
Artikel hasil penelitian harus berupa tulisan popular yang belum pernah dimuat atau tidak dalam proses review/penerbitan pada jurnal ilmiah lainnya.


CAKUPAN
Artikel yang dapat diterima adalah hasil-hasil penelitian atau sinopsis terkait bidang sumberdaya alam, pangan, energi, lingkungan, penanggulangan kemiskinan, biomedis, regulasi dan bidang lainnya yang dianggap relevan dengan isu pembangunan pertanian terkini. Artikel akan dipertimbangkan oleh Dewan Editor dan ditelaah oleh reviewer sebelum dinyatakan diterima untuk dimuat.

 

SUBMIT ONLINE
Artikel disubmit secara online http://journal.ipb.ac.id/index.php/jkebijakan/index. Artikel yang dikirim harus mengikuti panduan penulisan dan template yang disediakan. Download Template JRKPL 2026.

 

NASKAH
Naskah diketik menggunakan program MS Word, huruf Garamond ukuran 12pt, garis tepi kiri, tepi kanan, atas dan bawah masing-masing 2 cm. Tebal naskah minimal 7 halaman dan maksimal 15 halaman dengan spasi 1  dan dua kolom (tidak perlu ada lampiran). Grafik harus disajikan dalam bentuk yang dapat diedit (original) dengan aplikasi Microsoft Excel atau sejenisnya. Naskah dikirimkan berupa softcopy secara online melalui Open Journal System (OJS) Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan (JRKPL) pada alamat http://journal.ipb.ac.id/index.php/jkebijakan/index


FORMAT TULISAN
Artikel disusun dengan format sebagai berikut :
1.    Judul
2.    Penulis (nama dan afiliasi alamat korespondensi)
3.    Abstrak (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris)
4.    Kata Kunci
5.    Pernyataan Kunci
6.    Rekomendasi Kebijakan
7.    Pendahuluan (Latar Belakang dan Tujuan)
8.    Situasi Terkini (kondisi saat ini terhadap isu yang dibahas)
9.    Metode Penelitian (sajikan secara ringkas dan jelas)
10.  Analisis dan Alternatif Solusi/Penanganan
11.  Daftar Pustaka (harus citasi minimal 5 artikel JRKPL)


JUDUL
Ditulis dengan huruf kapital, tidak lebih dari 14 kata.


ABSTRAK
Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris menggunakan huruf Garamond 12pt. Jarak antarbaris 1 spasi. Minimal 150 kata dan maksimal 200 kata, tidak memuat daftar pustaka dan tidak mencantumkan singkatan, akronim, atau pengukuran kecuali penting. Abstrak harus dimulai dengan pengantar yang jelas dengan dua atau tiga kalimat menyebutkan mengenai latar belakang riset. Pernyataan kunci dituliskan secara singkat pada abstrak ini. Kemudian nyatakan permasalahan yang mendasari penelitian secara umum. Hasil penelitian atau sinopsis yang secara langsung menjawab masalah-masalah dari penelitian. Berikan satu atau dua kalimat untuk membahas temuan atau prospektif. Abstrak Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris harus disajikan dalam satu halaman penuh tanpa berpindah halaman.


KATA KUNCI
Kata Kunci, maksimal 5 kata, kata kunci diurutkan secara abjad.


PERNYATAAN KUNCI
•    Pernyataan Kunci, maksimal 150 kata. Pernyataan Kunci berisi konteks masalah dan urgensinya. 
•    Pernyataan Kunci yang dicantumkan merupakan kesimpulan kajian bukan pernyataan dari pustaka atau sumber lainnya.
•    Pernyataan Kunci tidak diperkenankan mencantumkan citasi atau pustaka.
•    Pernyataan Kunci yang dicantumkan harus disajikan secara singkat, lugas, padat dan jelas. Bagian ini ditulis dalam bentuk pointers.


REKOMENDASI KEBIJAKAN
Rekomendasi Kebijakan, maksimal 150 kata. Rekomendasi Kebijakan berisi pesan yang disampaikan kepada pengambil kebijakan atau stakeholders berdasarkan hasil penelitian, yang secara nyata berdampak untuk peningkatan pembangunan ekonomi, ekologi (lingkungan) dan sosial budaya masyarakat. Bagian ini ditulis dalam beberapa paragraf.


PENDAHULUAN
Pendahuluan berisi latar belakang dan tujuan artikel. Pendahukuan ditulis untuk menjelaskan permasalahan utama yang telah dikaji atau diteliti sehingga berhasil merumuskan rekomendasi kebijakan. Pendahuluan harus diiringi dengan dukungan pustaka termutakhir, yakni kurang dari 5 (lima) tahun terakhir dan bersumber dari pustaka primer (jurnal nasional/internasional). Bagian ini ditulis untuk menjelaskan pentingnya kajian yang dilakukan. Frase berupa singkatan jika sudah dijelaskan pada alinea sebelumnya maka cukup dituliskan singkatannya saja, seperti contoh singkatan Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan (JRKPL) ini. Untuk selanjutnya cukup dituliskan JRKPL saja.



SITUASI TERKINI
Situasi Terkini terhadap isu yang dibahas (data riset dan fakta terkini, diutamakan menyajikan data dan informasi dari riset sendiri atau sinopsis). Disarankan menggunakan grafik, foto dan grafis.

 

METODE PENELITIAN
Metode Penelitian, berisi antara lain: waktu dan tempat penelitian, kerangka logis, metode teknik pengambilan data, dan atau informasi lain yang dianggap penting.

 

ANALISIS DAN ALTERNATIF SOLUSI /PENANGANAN
Menyajikan uraian masalah atau penanganan maupun kritik dan opsi-opsi kebijakan berdasarkan data dan informasi terkini.

 

DAFTAR PUSTAKA
Ditulis dalam spasi tunggal, antar daftar pustaka diberi jarak 1 spasi. Baris kedua dan berikutnya dibuat indent 1 cm ke arah dalam. Sebaiknya mencantumkan DOI dari setiap pustaka yang dicitasi. Sebagian  contoh cara penulisan referensi/acuan di dalam Daftar Pustaka diberikan contoh di bawah ini. Bagian ini harus mencantumkan minimal lima pustaka dari JRKPL.

a. Contoh jika berasal dari buku teks:

Arifin HS, Kaswanto RL. 2023. Manajemen Ruang Terbuka Biru untuk Pengendali Banjir. IPB Press. Bogor.

Gronlund NE, Linn RL. 1990. Measurement and Evaluation in Teaching. (6thed.). Macmillan. New York.

Nurrochmat DR, Hasan MF, Suharjito D, Hadianto A, Ekayani M, Sudarmalik, Purwawangsa H, Mustaghfirin, Ryandi ED. 2012. Ekonomi Politik Kehutanan. Mengurai Mitos dan Fakta Pengelolaan Hutan. INDEF: Jakarta.

b. Contoh jika dari buku teks yang dirangkum oleh editor

Effendi S. 1982. Unsur-unsur Penelitian ilmiah. Dalam M Singarimbun (Ed.). Metode Penelitian Survei. LP3ES. Jakarta

Ekayani M, Nuva. 2013. Economic of Ecotourism (book chapter, p: 192-213). Opportunities and Challenges of Ecotourism in ASEAN Countries. Jungmin Publishing Co. Seoul.

c. Contoh jika dari buku terjemahan

Daniel WW. 1980. Statistika Nonparametrik Terapan. (Terjemahan Tri Kuntjoro). Gramedia. Jakarta.

d. Contoh jika dari Skripsi/Tesis/Disertasi

Abdulah L. 2010. Model Dinamika Perubahan Hutan dan Lahan dan Skenario Perdagangan Karbon di Provinsi Jambi. Tesis. Program Studi Ilmu Pengelolaan Hutan. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.

e. Contoh jika dari jurnal:

Aulia R, Kaswanto RL, Arifin HS, Mosyaftiani A, Syasita N, Wahyu A, Wiyoga H. 2023. Assessing the Benefits and Management of Urban Forest in Supporting Low Carbon City in Jakarta, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity 24(11): 6151-6159. https://doi.org/10.13057/biodiv/d241136

Cigna AA, Burri E. 2000. Development, Management and Economics of Show Caves. International Journal of Speleology 29 B (1/4): 1-27.

Kaswanto RL, Aurora RM, Yusri D, Sjaf S, Barus S. 2021. Kesesuaian Lahan untuk Komoditas Unggulan Pertanian di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Analisis Kebijakan Pertanian 19(2): 189-205. https://doi.org/10.21082/akp.v19n2.2021.189-205

Mosyaftiani A, Kaswanto RL, Arifin HS. 2018. Potensi Tumbuhan Liar di Sempadan Terbangun Sungai Ciliwung di Kota Bogor sebagai Upaya Restorasi Ekosistem Sungai. Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan 5(1): 1-13. https://doi.org/10.29244/jkebijakan.v5i1.29781

Pritchard PE. 1992. Studies on the Bread-Improving Mechanism of Fungal Alpha-amylase. Journal of Biological Education 26 (1): 14-17. https://doi.org/10.1080/00219266.1992.9655237

f. Contoh jika dari kumpulan abstrak penelitian atau proceeding

Prastiyo YB, Kaswanto RL, Arifin HS. 2020. Plants Diversity of Agroforestry System in Ciliwung Riparian Landscape, Bogor Municipality. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 477(1): 012024. IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1755-1315/477/1/012024

g. Contoh jika dari Surat Kabar

Khomsan A. 2006. Gizi Buruk dan Bangsa yang Bebal. Kompas 7 Juni hlm 7.

h. Contoh jika Policy Brief

Suryanto, Nurrochmat DR, Priyono H, Suyana A, Budiaman A. 2010. Multisistem Silvikultur Menjadikan Pemanfaatan Kawasan Hutan Produksi Menjadi Lebih Baik. Policy Brief. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Kementerian Kehutanan.

 

Download Template JRKPL 2026