Uji Laboratorium Pola Perambatan Panas pada Sampel Gambut yang Berulangkali Terbakar di Jambi

  • Verda Emmelinda Satyawan Department of Silviculture, Faculty of Forestry and Environment - IPB University
  • Erianto Indra Putra Department of Silviculture, Faculty of Forestry and Environment - IPB University
  • Yulianto Sulistyo Nugroho Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University of Indonesia
  • Almi Ramadhi Department of Silviculture, Faculty of Forestry and Environment - IPB University
  • Ati Dwi Nurhayati Department of Silviculture, Faculty of Forestry and Environment - IPB University
  • Wardana Wardana Department of Silviculture, Faculty of Forestry and Environment - IPB University
  • Eko Setianto KKI-WARSI

Abstract

Kebakaran gambut relatif sulit dipadamkan karena karakter kebakaran gambut yang membara di bawah permukaan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perambatan api yang membara pada gambut yang sering terbakar dengan berbagai kadar air. Variabel yang diukur adalah perubahan suhu terhadap waktu, laju propagasi, dan laju kehilangan massa. Kadar air dari daerah yang sering terbakar yang dikeringkan selama 16 dan 24 jam adalah 272,00% dan 494,00%. Kadar air pada penelitian sebelumnya yang dilakukan terhadap sampel gambut yang dikeringkan selama 16 dan 14 jam adalah 577,52% dan 713,24%. Analisis pada kedua sampel menunjukkan bahwa sampel gambut yang dibakar pada tahun 1997/1998 memiliki suhu yang lebih tinggi daripada sampel gambut yang sering dibakar. Perambatan panas pada sampel gambut yang terbakar sekali pada tahun 1997/1998 berlangsung lebih lama (9-10 jam) dibandingkan dengan gambut yang sering terbakar (6-7 jam). Laju perambatan vertikal pada gambut yang sering terbakar lebih lambat (6-30 cm/jam) dibandingkan dengan sampel gambut yang terbakar tahun 1997/1998 (9-41 cm/jam), tetapi laju perambatan horizontal pada gambut yang sering terbakar terjadi lebih cepat (5-35 cm /jam) dibandingkan gambut yang terbakar sekali pada tahun 1997/1998 (11-21 cm/jam). Laju kehilangan massa pada gambut yang sering terbakar adalah lebih rendah (9-22 gram/jam) dibandingkan dengan contoh gambut yang terbakar sekali pada tahun 1997/1998 (25-32 gram/jam).

Kata kunci: gambut, kadar air, pembakaran

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-06-01