PENILAIAN INDEKS KOTA RAMAH AIR UNTUK KOTA BOGOR UNTUK PENYUSUNAN STRATEGI KEBIJAKAN

  • Muhammad Ramdhan Peneliti muda pada Pusat Riset Kelautan, BRSDM - KKP Mahasiswa S3 Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan-IPB
  • Hadi Susilo Arifin Fakultas Pertanian, Departemen Arsitektur Lanskap – IPB
  • Yuli Suharnoto Fakultas Teknik Pertanian, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan – IPB
  • Suria Darma T Fakultas Pertanian, Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan - IPB

Abstract

Kota Bogor memiliki permasalahan klise suatu kota yang sedang berkembang yaitu banjir disaat musim penghujan dan kesulitan air bersih pada musim kemarau panjang. Dengan curah hujan rata-rata bulanan sebesar 279,80 mm, Kota Bogor memiliki potensi sumber daya air yang sangat besar. Kota ini memiliki total area 118,5 km2 dan populasi 1.013.019 orang. Perkembangan kota dari waktu ke waktu membutuhkan sistem manajemen sumber daya air yang mempertimbangkan faktor-faktor keberlanjutan, penerapan konsep Kota Ramah Air diharapkan mampu untuk menciptakan suatu pengeloaan sumberdaya air permukaan secara berkelanjutan di Kota Bogor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan kondisi eksisting kuantitas dan kualitas sumberdaya air permukaan di Kota Bogor, kemudian mencari tolok ukur penilaian indeks menuju kota ramah air dari responden pengguna sumber air permukaan di Kota Bogor, selanjutnya adalah menyusun rekomendasi strategi pengelolaan sumberdaya air permukaan yang berkelanjutan untuk Kota Bogor menggunakan konsep kota ramah air sebagai patokannya.

Kata Kunci : Air Perkotaan, Kota Bogor, Indeks Kota Ramah Air, Struktural Equation Model

Published
2018-04-01
Section
Articles