Survival of Patin Fish (Pangasius sp.) Seeds with Palm Shell Activated Charcoal Treatment Transported in a Closed System
Sintasan Benih Ikan Patin (Pangasius sp.) dengan Perlakuan Arang Aktif Cangkang Sawit yang Ditransportasikan dengan Sistem Tertutup
DOI:
https://doi.org/10.29244/HAJ.1.1.16Kata Kunci:
activated carbon, FTIR, survival rate, SEM, water qualityAbstrak
One of common problem in fishing industry is a high mortality rate of juvenile fish during transportation. The present research aimed to study the characteristics of palm oil activated carbon and its effect on the changes of water quality that can improve the survival rate of juvenile catfish (Pangasius sp.). During study, juvenile catfish was transported for 48 hours by a simulation in the room with two different treatments: water tanks supplied with granulated and powder activated carbon and one control. Results of FTIR analysis showed that the activated carbon contained several functional groups such as Alkanes, Carboxylic Acid and Amina. Activated carbon element content resulted from the SEM analysis consisted of C, O, Si, N, Zr, Cu, Al and K. After transformed as activated carbon, we found that water and organic C contents in oil palm shell decreased and, reversely, the ash content increased. The study revealed that the activated carbon powder was better to improve survival rate of juvenile catfish and maintain water quality compared to granule ones where the survival rates after 48 hour transportation were 47,5%, 11% and 0% with treatments of powdered activated carbon, granulated activated carbon and control, respectively.
Unduhan
Referensi
Alfiany H, Bahri S, Nurakhirawati. 2013. Kajian penggunaan arang aktif tongkol jagung sebagai adsorben logam Pb dengan beberapa aktivator asam. Jurnal Natural Science. 2(3):75–86.
Hasfita F. 2012. Study pembuatan biosorben dari limbah daun akasia mangium (Acacia Mangium Wild) untuk aplikasi penyisihan logam. Jurnal Teknologi Kimia Unimal. 1(1):36–48. DOI: https://doi.org/10.29103/jtku.v8i1.1914
Kurniati E. 2008. Pemanfaatan cangkang kelapa sawit sebagai arang aktif. Jurnal Penelitian Ilmu Teknik. 8(2):96–103.
Lempang, M. 2014. Pembuatan dan kegunaan arang aktif. Info Teknis EBONI. 11(2):65–80.
Nasution A, Rambe SM. 2013. Karakterisasi dan identifikasi gugus fungsi dari karbon cangkang kelapa sawit dengan metode methano-pyrolysis. Jurnal Dinamika Penelitian Industri. 24(2):108–113.
Sandi AP, Astuti. 2014. Pengaruh waktu aktivasi menggunakan H3PO4 terhadap struktur dan ukuran pori karbon berbasis arang tempurung kemiri (Aleurites moluccana). Jurnal Fisika Unand. 3(2):115–120.
Supriyono E, Syahputra R, Ghozali MFR, Wahjuningrum D, Nirmala K, Kristanto AH. 2011. Efektivitas pemberian zeolit, arang aktif, dan minyak cengkeh terhadap hormon kortisol dan gambaran darah benih ikan patin Pangasionodon hyppophthalmus pada pengangkutan dengan kepadatan tinggi. Jurnal Iktiologi Indonesia. 11(1):67–75.
Widyastuti A, Sitoru B, Jayuska A. 2013. Karbon aktif cangkang sawit sebagai adsorben gas dalam biogas. JKK. 2(1):30–33.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis harus memahami bahwa hak cipta artikel akan menjadi milik Jurnal Habitus Aquatica. Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA). Oleh karena itu, penulis dan pembaca diizinkan untuk berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apapun, dan menyesuaikan — mencampur, mengubah, dan membuat materi dengan tujuan apapun. Namun harus memberikan kredit yang sesuai, memberikan tautan lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan. Jika Anda mencampur, mengubah, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya.




1.png)













