Optimalisasi Sorgum sebagai Alternatif Produk Pangan Fungsional

Authors

  • Ilham Fajar Sidqi 081225795398
  • Aulia Adetya IPB University

DOI:

https://doi.org/10.29244/agro-maritim.0701.1187-1192

Keywords:

sorgum, kebijakan, diversifikasi, pangan lokal

Abstract

Sorgum meskipun memiliki potensi besar sebagai sumber pangan yang bergizi, masih menghadapi berbagai
tantangan, termasuk keterbatasan produksi dan kurangnya kesadaran masyarakat akan manfaatnya. Produksi
sorgum belum menjadi prioritas dalam sektor pertanian, dan masyarakat lebih terbiasa mengonsumsi beras.
Untuk meningkatkan pemanfaatan sorgum, diperlukan inovasi dalam pengolahan dan diversifikasi produk,
seperti tepung sorgum dan beras analog. Edukasi kepada petani mengenai teknik budidaya dan manfaat
sorgum juga sangat penting. Dukungan kebijakan dari pemerintah, termasuk subsidi dan pengembangan
varietas unggul, diperlukan untuk mendukung pertumbuhan industri sorgum. Rekomendasi mencakup
peningkatan budidaya melalui teknologi modern, kampanye kesehatan untuk meningkatkan kesadaran
masyarakat, serta pengembangan produk berbasis sorgum untuk menarik konsumen. Dengan langkahlangkah
ini, sorgum dapat berkontribusi pada ketahanan pangan nasional dan menjadi sumber pangan yang
sehat serta berkelanjutan.

References

Andriani, Isnaini. 2013. Morofologi dan fase pertumbuhan sorgum. Di dalam: Sorgum : Inovasi Teknologi dan Pengembangan. Jakarta: IAARD Press. hlm. 47–68.
Andrianti ED, Romadhoni IF, Purwidiani N, Widagdo AK. 2024. Inovasi Pembuatan Cookies dengan Pemanfatan Tepung Sorgum dan Tepung Kacang Hijau (Vigna Ridiata). Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan. 1(4):204–225.doi:10.62383/hardik.v1i4.798.
Ashogbon AO, Akintayo ET. 2014. Recent trend in the physical and chemical modification of starches from different botanical sources: A review. Starch/Staerke. 66(1–2):41–57.doi:10.1002/star.201300106.
Elizabeth R, Anugrah IS. 2020. Pertanian bioindustri meningkatkan dayasaing produk agroindustri dan pembangunan pertanian berkelanjutan. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. 6(2):871–889.
Gunawan S, Sijid A, Hafsan. 2017. Sorgum untuk Indonesia Swasembada Pangan (sebuah review). Di dalam: Prosiding Seminar Nasional Biology for Life. Gowa: Fakultas Sains dan teknologi, UIN Alauddin Makassar. hlm. 49–54.
Human. 2011. Riset & Pengembangan Sorgum dan Gandum Untuk Ketahanan Pangan. Jakarta: Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).
Irawan, Sutrisna. 2011. Prospek pengembangan sorgum di jawa barat mendukung diversifikasi pengan. Jurnal Forum Penelitian Agro Ekonomi. 29(2):99–113.
Kementerian Perekonomian RI. 2022 Agu 4. Dimulainya Pilot Project Pengembangan Sorgum Menandai Upaya Substitusi dan Diversifikasi dalam Penguatan Ketahanan Pangan. https://ekon.go.id/publikasi/detail/4419/dimulainya-pilot-project-pengembangan-sorgum-menandai-upaya-substitusi-dan-diversifikasi-dalam-penguatan-ketahanan-pangan.
Kementerian Pertanian. 2021. Data Luas Tanam Sorgum Indonesia. Jakarta.
Kementerian Pertanian. 2022. Statistik Konsumsi Pangan Tahun 2022. Jakarta.
Lestari E, Shaluhiyah Z, Sakundarno Adi M. 2023. Intervensi pencegahan stunting pada masa : literature review. Jurnal MPPKI. 6(2):214–221.doi:10.31934/mppki.v2i3.
Mundia CW, Secchi S, Akamani K, Wang G. 2019. A regional comparison of factors affecting global sorghum production: The case of North America, Asia and Africa’s Sahel. Sustainability (Switzerland). 11(7):1–18.doi:10.3390/su11072135.
Najam A, Abdullah L, Karti P dewi manu hara, Hoeman S. 2021. Potensi Produksi dan Mutu Benih serta Produksi Biomassa Sorghum bicolor Varietas Samurai 2 pada Umur Panen Berbeda sebagai Bahan Pakan. Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan. 19(3):78–84.doi:10.29244/jintp.19.3.78-84.
Nuroddin H, Rosanto KH, Wicaksono DW, Saeroji A, Setiyadi N. 2022. Inovasi pembuatan makanan tambahan dari daun kelor guna mencegah stunting. Jurnal Bina Desa. 4(3):369–374.
Pramono E, Kamal M, Setiawan K, Tantia MA. 2019. Pengaruh lama simpan dan suhu ruang penyimpanan pada kemunduran dan vigor benih sorgum (sorghum bicolor [l.] Moench.) Varietas samurai-1. Jurnal Agrotek Tropika. 7(2):383–389.
Shodiq WM. 2022. Model cprv (cost, productivity, risk dan value-added) dalam upaya meningkatkan pendapatan petani indonesia: a review. Jurnal Hexagro. 6(2):115–127.doi:10.36423/hexagro.v6i2.657.
Sumarno, Damardjati D. 2013. Sorgum : inovasi teknologi dan pengembangan. Jakarta: IAARD Press.
Widowati. 2010. Karakteristik mutu gizi dan diversifikasi pangan berbasis sorgum (Sorghum vulgare). Jurnal Pangan. 19(4):373–382.
Widowati S. 2007. Pemanfaatan ekstrak teh hijau (camellia sinensis o.kuntze) dalam pengembangan beras fungsional untuk penderita diabetes melitus. Bogor: IPB University.

Downloads

Published

2025-03-24

How to Cite

Sidqi, I. F., & Adetya, A. . (2025). Optimalisasi Sorgum sebagai Alternatif Produk Pangan Fungsional. Policy Brief Pertanian, Kelautan, Dan Biosains Tropika, 7(1), 1187-1192. https://doi.org/10.29244/agro-maritim.0701.1187-1192

Similar Articles

21-30 of 221

You may also start an advanced similarity search for this article.