Rekomendasi Subsidi Pemerintah untuk Produk Pertanian yang Beresiko Mudah Rusak (Pendekatan Permainan Stackelberg)

Authors

  • Januardi

DOI:

https://doi.org/10.29244/agro-maritim.0502.546-551

Keywords:

Subsidi, Produk Pertanian, Kompetisi Stackelberg

Abstract

Strategi petani dapat diantisipasi oleh pengecer. Ditambah dengan adanya resiko menghasilkan produk pertanian yang mudah rusak, petani dapat mengalami kerugian yang cukup besar. Maka, pemerintah perlu berantisipasi dengan menetapkan subsidi berbasis risiko kerusakan produk pertanian untuk menanggulangi kerugian petani. Subsidi diformulasikan dengan meminimalisir variansi keuntungan petani dengan model kompetisi Stackelberg. Subsidi diperoleh dari pajak yang dibebankan terhadap pengecer saat produk pertanian masih bagus. Berdasar hasil kajian, keuntungan petani dapat meningkat karena adanya subsidi saat produk pertanian mengalami resiko mudah rusak. Namun, pengecer akan menaikan harga jual produk pertanian, sehingga petani mengalami penurunan keuntungan saat produk pertanian masih bagus.

References

Castill JG (2018) Effects and mitigation of natural hazards in retail networks. Disertasi Doktor. Massachusetts Institute of Technology.

Channa H, Chen AZ, Pina P, Ricker-Gilbert J, Stein D (2019) What drives smallholder farmers’ willingness to pay for a new farm technology? Evidence from an experimental auction in Kenya. Food policy, 85(2019): 64-71. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2019.03.005

Gallagher L, Hsu-Flanders AS, Wilson NL (2019). From gleaning to for-profits: Efforts to mitigate food loss and feed people. Dalam buku The economics of food loss in the produce industry. 263-276. Penerbit Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429264139-20

He Y, Huang H, Li D (2020). Inventory and pricing decisions for a dual-channel supply chain with deteriorating products. Operational Research. 20(2020): 1461-1503. https://doi.org/10.1007/s12351-018-0393-2

Idris MF, Aliffiati I, Suarsana IN (2022). Tengkulak dalam Sistem Ekonomi Petani Hortikultura Etnis Tengger Brang Wetan. Sunari Penjor. 6(1): 43-50. https://doi.org/10.24843/SP.2022.v6.i01.p05

Panagiotou D (2021) Asymmetric price responses of the US pork retail prices to farm and wholesale price shocks: A nonlinear ARDL approach. The Journal of Economic Asymmetries. 23(e00185): 1-13. https://doi.org/10.1016/j.jeca.2020.e00185

Wang G, Ding P, Chen H, Mu J (2020). Green fresh product cost sharing contracts considering freshness-keeping effort. Soft Computing. 24(2020): 2671-2691. https://doi.org/10.1007/s00500-019-03828-4

Widadie F, Bijman J, Trienekens J (2021) Value Chain upgrading through producer organisations: linking smallholder vegetable farmers with modern retail markets in Indonesia. International Journal on Food System Dynamics. 12(1): 68-82.

Widyarini AN, Senjawati ND, Utami HH (2022) Analisis Risiko Proses Produksi Keju Mozzarella di Usaha Rumah Keju Jogja Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Jurnal Pertanian Agros. 24(2): 905- 914.

Zhang Z, Zhao H, Zeng X (2021). Government subsidies and online branding for agricultural products. Evolutionary Intelligence. 1-15 (Early Access). https://doi.org/10.1007/s12065-021-00662-2

Downloads

Published

2023-06-07

How to Cite

Januardi. (2023). Rekomendasi Subsidi Pemerintah untuk Produk Pertanian yang Beresiko Mudah Rusak (Pendekatan Permainan Stackelberg). Policy Brief Pertanian, Kelautan, Dan Biosains Tropika, 5(2), 546-551. https://doi.org/10.29244/agro-maritim.0502.546-551

Similar Articles

21-30 of 138

You may also start an advanced similarity search for this article.