Mempromosikan garut (Maranta Arundinacea) ‘Pangan Agroforestri’ untuk menekan stunting

Authors

DOI:

https://doi.org/10.29244/agro-maritim.0504.802-807

Keywords:

agroforestri, pangan, stunting

Abstract

Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap sumber daya hutan, jumlah penduduk yang terus bertambah dan tantangan krisis pangan akibat dampak perubahan iklim, memerlukan upaya peningkatan produktivitas lahan dan jumlah pasokan pangan, termasuk melalui praktik agroforestri. Hasil Survei Status Gizi Indonesia tahun 2022 mencatat angka stunting di Indonesia masih tinggi sebesar 21,6%, melebihi ambang batas WHO. Umbi garut ‘pangan agroforestri’ memiliki beragam manfaat kesehatan, merupakan pangan fungsional potensial mengatasi masalah gizi, stunting pada anak. Pencegahan stunting menjadi penting dengan mengonsumsi gizi seimbang berkualitas dari pangan beraneka ragam diantara melalui diversifikasi pangan dalam agroforestri. Untuk itu diperlukan upaya menyeluruh dan terintegrasi oleh pemangku kebijakan dan masyarakat dari hulu ke hilir, mulai dari peningkatan produktivitas di tingkat tapak, diversifikasi olahan pangan, dukungan pemerintah bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pengolahannya, hingga sosialisasi manfaat umbi garut yang saat ini masih belum banyak dikenal melalui berbagai program edukatif dan insentif.

Author Biographies

  • Dona Octavia, Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

    Mahasiswa paskasarjana Doctoral Degree by Research pada Program Studi Silvikultur Tropika, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB. Peneliti Ahli Madya pada Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi (PREE) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Anggota Kelompok Riset Rehabilitasi Ekosistem Berbasis Agroforestri di PREE-BRIN.

  • Nurheni Wijayanto, Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, IPB University

    Profesor/Guru Besar dan Dosen pada Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, IPB. Ketua Masyarakat Silvikultur Indonesia (MasSI),  Kepala Divisi Silvikultur Fakultas Kehutanan IPB. Ketua dewan pakar MAFI (Masyarakat Agroforestry Indonesia).

  • Sri Wilarso Budi, Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, IPB University

    Profesor/Guru Besar dan Dosen pada Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, IPB

  • Sri Suharti, Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

    Profesor Riset dan Peneliti Ahli Utama pada Pusat Penelitian Ekologi dan Etnobiologi – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Anggota Kelompok Riset Konservasi dan Restorasi Ekosistem Mangrove di PREE- BRIN

  • Irmanida Batubara, Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, IPB University

    Profesor/Guru Besar dan Dosen pada Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam; Kepala Pusat Studi Biofarmaka Tropika, IPB

References

Amante PR, Santos ECZ, Correia V.T.dF, and Fante C.A. 2020. Research Notes: Benefits and Possible Food Applications of Arrowroot (Maranta Arundinaceae L.). Journal of Culinary Science & Technology. 19:6, 513-521. DOI: https://doi.org/10.1080/15428052.2020.1791295

[BPS]. 2021. Persentase penduduk miskin September 2020 naik menjadi 10,19 persen. https://www.bps.go.id/pressrelease/2021/02/15/1851/persentase-penduduk-miskin-september-2020-naik-menjadi-10-19-persen.html

Djaafar TF, Sarjiman, Pustika AB. 2010. Pengembangan budi daya tanaman garut dan teknologi pengolahannya untuk mendukung ketahanan pangan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 29(1):25-33.

Hani A, Octavia D. 2020. Kapulaga Ratu Rempah Pembawa Berkah: Potensi prospektif di era pandemi COVID-19. Sabarnurdin MS, editor. Bogor: IPB Press. p.76.

Harmayani E, Kumalasari ID, Marsono Y. 2011. Effect of arrowroot (Maranta arundinacea L.) diet on the selected bacterial population and chemical properties of caecal digesta of Sprague Dawley rats. International Research Journal of Microbiology, 2(8):278–284.

[Kemenkes] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023. Prevalensi Stunting di Indonesia Turun ke 21,6% dari 24,4%. https://www.kemkes.go.id/id/rilis-kesehatan/prevalensi-stunting-di-indonesia-turun-ke-216-dari-244

Kusbandari A, Susanti H. 2017. Determination of total phenolic content and antioxidant activitity of methanol extract of Maranta arundinacea L fresh leaf and tuber. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 259(1). https://doi.org/10.1088/1757-899X/259/1/012010 DOI: https://doi.org/10.1088/1757-899X/259/1/012010

Marliyati SA. 2021. Potensi Umbi Garut Sebagai Pangan Alternatif untuk Mencegah Stunting pada Anak. Makalah pada Seminar Nasional Episode ke 138. Ditjen Tanaman Pangan, Fak. Pertanian UNAS dan Propaktani, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Octavia D. 2023. Garut: Prospek Agroforestri Tanaman Kaya Manfaat. Green Indonesia Bogor. https://greenindonesia.co/2023/03/garut-prospek-agroforestri-tanaman-kaya-manfaat/

Octavia D, Murniati, Suharti S, Hani A, Mindawati N, Suratman, Swestiani D, Junaedi A, Undaharta NKE, Santosa PB, et al. 2023a. Smart agroforestry for sustaining soil fertility and community livelihood. Forest Science and Technology. Taylor & Francis. 19(4):315–328. https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/21580103.2023.2269970. DOI: https://doi.org/10.1080/21580103.2023.2269970

Octavia D, Wijayanto N, Budi SW, Suharti S, Batubara, I. 2023b. Agroforestri garut dan kapulaga berbasis sengon untuk peningkatan produktivitas lahan hutan. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman. 20(2):75-90 . https://ejournal.aptklhi.org/index.php/JPHT/article/view/105. DOI: https://doi.org/10.59465/jpht.v20i2.105

Octavia D, Wijayanto N, Budi SW, Batubara I, Suharti S. 2024a. The potential of cardamom leaf in agroforestry system: Essential oil yield and 1.8-Cineol content. Indonesian Journal of Forestry Research. 11(1). https://ejournal.aptklhi.org/index.php/ijfr/article/view/157 DOI: https://doi.org/10.59465/ijfr.2024.11.1.17-32

Octavia D, Wijayanto N, Budi SW, Batubara I, Suharti S. 2024b. Total Phenolic and Starch Content of Arrowroot Tuber in The Agroforestry System. Forest Science and Technology. Taylor & Francis. 1–13. https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/21580103.2023.2298480 DOI: https://doi.org/10.1080/21580103.2023.2298480

Octavia D, Suharti S, Murniati, Dharmawan IWS, Nugroho HYSH, Supriyanto B, Rohadi D, Njurumana GN, Yeny I, Hani A, et al. 2022. Mainstreaming smart agroforestry for social forestry implementation to support sustainable development goals in Indonesia: A Review. Sustainability (Switzerland) 14(15). https://doi.org/10.3390/su14159313 DOI: https://doi.org/10.3390/su14159313

Pant P, Pandey S, Dall’Acqua S. 2021. The Influence of Environmental Conditions on Secondary Metabolites in Medicinal Plants: A Literature Review. Chemistry & Biodiversity, 18(11). https://doi.org/10.1002/cbdv.202100345 DOI: https://doi.org/10.1002/cbdv.202100345

Rizaty MA. 2022. Tingkat kekurangan pangan masyarakat Indonesia naik akibat pandemi, ini datanya. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/03/28/tingkat-kekurangan-pangan-masyarakat-indonesia-naik-akibat-pandemi-ini-datanya

Rohandi A. 2018. Karakterisasi Agroekologi dan Daya Adaptasi Tanaman Garut (Maranta arundinacea L) pada Sistem Agroforestri di Kabupaten Garut. (disertasi). http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/155744

Sudrajat DJ, Rohandi A, Yulianti, Nurhasybi, Rustam E, Budiadi, Hardiwinoto S, Harmayani E. 2023. Growth, tuber yield, and starch content of arrowroot (Maranta arundinacea) accessions on different altitudes and tree shades. Plant Physiology Reports, 28(2), 221–230. https://doi.org/10.1007/s40502-023-00721-z DOI: https://doi.org/10.1007/s40502-023-00721-z

Downloads

Published

2023-12-29

How to Cite

Octavia, D., Wijayanto, N. ., Budi, S. W., Suharti, S. ., & Batubara, I. (2023). Mempromosikan garut (Maranta Arundinacea) ‘Pangan Agroforestri’ untuk menekan stunting . Policy Brief Pertanian, Kelautan, Dan Biosains Tropika, 5(4), 802-807. https://doi.org/10.29244/agro-maritim.0504.802-807

Similar Articles

21-30 of 86

You may also start an advanced similarity search for this article.