STATUS BIOLOGI IKAN HASIL TANGKAPAN DAN LAJU PANCING RAWAI DASAR YANG BEROPERASI DI TELUK KAO HALMAHERA PROVINSI MALUKU UTARA

  • Imran Taeran Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, FPIK, Universitas Khairun Ternate
  • Amirul Karman Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, FPIK, Universitas Khairun Ternate

Abstract

ABSTRAK

Teluk Kao di Pulau Halmahera telah dioperasikan rawai dasar secara intensif oleh nelayan skala kecil. Target tangkapan adalah jenis ikan demersal yang bernilai ekonomis penting, namun tertangkap juga berbagai jenis ikan yang tidak bernilai ekonomis. Penangkapan ikan pada suatu lokasi yang dilakukan secara terus menerus dikuatirkan dapat berpengaruh terhadap keberlanjutan sumberdaya ikan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis komposisi jenis ikan, TKG jenis ikan target dominan, dan membandingkan laju pancing rawai dasar berdasarkan jumlah mata pancing. Pengumpulan data menggunakan metode survei. Analisis data meliputi: komposisi jenis, distribusi TKG, laju pancing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan ikan target terdiri atas 18 spesies dikategorikan ke dalam 4 kelompok. Komposisi jenis ikan: kurisi (53%), kakap (22,2%), lencam (11,1%), tangkapan lain (13,7%). Tangkapan sampingan terdiri atas 7 spesies, yang didominasi jenis hiu dengan komposisi yang bervariasi. Proporsi matang gonad berdasarkan ukuran kelas panjang: kurisi 54% (22-23 cm), kakap 50% (18-23 cm), lencam 100% (20-27 cm). Laju pancing pada jumlah mata pancing 400 buah sebesar 4,40 lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah mata pancing 300, 500, 600, dan 700 buah. 

ABSTRACT

Kao Bay on Halmahera Island has been intensively operated bottom longlines by small scale fisheries. The target of catch not only demersal fish which have economic value, but also caught various types of fish that is not of economic value. Fishing activities at one location continuously can affect the sustainability of these fish resources. The purpose of this study was to analyze: composition of fish species, level of gonadal maturity from the dominant target species, and compare the bottom longline hook rate based on the number of fishing lines. Survey method was used to collecting data. Data analysis includes: species composition, distribution of level gonadal maturity, and fishing rate. The results shows that the target fish catch consist of 18 species categorized into 4 groups. Fish composition: Nemipterus hexodon (53%), Lutjanus spp (22.2%), Luthrinus spp (11.1%), other catches (13.7%). While, side catches consist of 7 species, which are dominated by types of sharks with varying compositions. The proportion of gonad maturity is based on long class sizes: 54% Nemipterus hexodon  (22-23 cm), 50% Lutjanus spp (18-23 cm), Luthrinus spp 100% (20-27 cm). Hook rate number of fishing line 400 by 4.40 was higher compare to the number of fishing lines 300, 500, 600 and 700

Published
2019-08-21