ANALISIS KEANEKARAGAMAN BIOTA LAUT SEBAGAI DAYA TARIK WISATA UNDERWATER MACRO PHOTOGRAPHY (UMP) DI PERAIRAN TULAMBEN, BALI

  • Zainul Arifin FPIK IPB
  • Fredinan Yulianda Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK-IPB, Bogor
  • Zulhamsyah Imran Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK-IPB, Bogor

Abstract

ABSTRAK

Sumberdaya (biota laut) pada wisata selam dengan minat khusus Underwater Macro Photography (UMP) dimanfaatkan sebagai objek komoditi. Potensi sumberdaya untuk wisata selam UMP ini perlu digali sebagai daya tarik khusus dalam wisata selam terutama pada karakter lingkungan yang tidak memiliki ekosistem terumbu karang yang begitu rapat. Tujuan penelitian adalah menilai keragaman, frekuensi kemunculan spesies, dan keanekaragaman di Area Pencadangan Kawasan Konservasi Perairan Desa Tulamben untuk memunculkan potensi sumberdaya wisata UMP. Penelitian dilakukan pada bulan Maret- Agustus 2018 dan dilakukan pada 6 stasiun pengamatan di dua kedalaman menggunakan transek sabuk. Hasil dalam kajian menunjukkan keragaman jenis spesies UMP keseluruhan sebanyak 92 spesies dari 60 genus yang masuk dalam 7 kategori jenis biota laut. Lokasi keragaman genus tertinggi adalah Singkil dengan jumlah 20 genus. Frekuensi kemunculan biota tertinggi adalah pada kategori nudibranch, ikan dan udang. Keanekaragaman biota pada setiap site/120 m2 masuk dalam kategori sedang. Lokasi Coral Garden dari seluruh stasiun pengamatan memiliki nilai ragam kategori biota terendah akibat tingginya aktifitas penyelaman yang berdampak kepada kerusakan lingkungan  dan mengganggu  kehidupan biota pada lokasi ini.

 

ABSTRACT

Resources (marine biota) on Underwater Macro Photography (UMP) special interest diving tours are used as commodity objects. The potential of resources for UMP dive tourism needs to be explored as a special attraction in diving tourism, especially in the character of the environment that does not have a coral reef ecosystem that is so tight. The aim of the research is to analyze the diversity, the frequency of occurrence of species, and diversity in the marine reserved in Tulamben to bring up the potential of UMP tourism resources. The study was conducted in March-August 2018 and observations were made on 6 stations in two depths using belt transects. The results showed that the UMP species in all stations was 92 species from 60 genera and they can be divided into 7 categories of marine biota. The location of the highest diversity of genera is in Singkil with 20 genera. The most frequency of appearance of biota is in the nudibranch, fish and shrimp category. Diversity of species in each site/120m2 falls in  to the medium category. The Coral Garden location of all stations has the lowest value of various biota categories due to the high diving activities which have an impact on environmental damage and can disrupt the life of the biota at this location.

Published
2019-08-21