Rekomendasi Adaptasi dan Mitigasi Bencana Banjir di Kawasan Rawan Bencana (KRB) Banjir Kota Bima
Abstract
Full text article
References
Arsjad, A. B. S. M. & Riadi, B. (2013). Potensi Risiko Bencna Alam Longsor terkait Cuaca Ekstrim di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Geomatika, 19 (1), 57-63.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2016). Buletin Pemantauan Ketahanan Pangan Indonesia, Fokus Utama Cuaca Ekstrim. Jakarta: BMKG
Eichhorst, U. (2010). Climate-Proof Urban Transport Planning: Opprtunities and Challenges in Developing Cities. Proceding of Global Forum 2010. New York: Spinger; London: Dordrecht Heidelberg.
Federal Emergency Management Agency. (2011). Flood Zones, Federal Emergency Management Agency (FEMA). U.S. Department of Homeland
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN. (2017). Peningkatan Kualitas Tata Ruang Kawasan Rawan Bencana Banjir Kota Bima (tidak terpublikasi).
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2017). Mitigasi Banjir DAS Sari melalui Rehabilitasi Hutan dan Lahan (tidak terpublikasi).
Kodoatie, R. J. & Sjarief, R. (2010). Tata Ruang Air. Andi Offset: Yogyakarta
Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.
Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN).
Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang.
Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 3 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2009-2029.
Peraturan Daerah Kota Bima Nomor 4 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bima Tahun 2011-2031.
Ran, J. & Zorica, N. (2014). Integrating Spatial Planning and Flood Risk Management: A New Conceptual Framework for The Spatially Integrated Policy Infrastructure. Computers, Environment and Urban Systems, 57 (2016) 68–79.
Santosa, P. B. (2006). The Role of GIS For Flood Disaster Management. Makalah pada Pertemuan Ilmiah Tahunan III. Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh November. Surabaya
Seniarwan, Baskoro, D. P. T., & Gandasasmita, K. (2013). Model Spasial Genangan Banjir: Studi Kasus Wilayah Sungai Mangottong, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan. Globe, 15 (1), 62-67.
Soemabrata, J., Zubair, A., Sondang, I. & Suyanti, E. (2018). Risk Mapping Studies of Hydro-Meteorological Hazard in Depok Middle City. International Journal of GEOMATE, 14 (44), 128-133.
The Office of Public Works Environment, Heritage, and Local Government and Public Works of Ireland. (2009). The Planning System and Flood Risk Management: Guidelines for Planning Authorities
Yanto, Livneh, B., Rajagopalan, B., & Kasprzyk, J. (2017). Hydrological Model Application Under Data Scarcity for Multiple Watersheds, Java Island, Indonesia. Journal of Hydrology: Regional Studies, 9 (Ferbruary 2017) 127-139.
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.