Population Density of Kloss’s Gibbon (Hylobates klossii) at Bojakan Resort, Siberut Island, West Sumatra KEPADATAN POPULASI BILOU (Hylobates klossii) DI RESORT BOJAKAN, PULAU SIBERUT, SUMATERA BARAT
Abstrak
Bilou (Hylobates klossii) merupakan satwa primata endemik Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat dan ditetapkan sebagai satwa primata dengan status terancam/genting (endangered) berdasarkan kategori IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) tahun 2008. Saat ini, informasi populasi bilou terbaru di Pulau Siberut belum diketahui secara lengkap dan menyeluruh. Penilaian terhadap populasi dijadikan sebagai landasan dalam menentukan strategi konservasi. Penelitian bertujuan mengidentifikasi populasi bilou yang meliputi distribusi populasi, kepadatan individu, kepadatan kelompok, ukuran kelompok, serta komposisi kelompok. Penelitian dilaksanakan di Resort Bojakan, Taman Nasional Siberut, Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada bulan November 2018 sampai Januari 2019. Pengamatan dan pengukuran parameter populasi bilou dilakukan dengan metode line transect sampling. Total perjumpaan dengan bilou sebanyak 77 individu dengan jumlah 25 kelompok. Nilai kepadatan individu 12,8 individu/km2, dan kepadatan kelompok 4,2 kelompok/km2. Rerata ukuran kelompok bilou di Resort Bojakan 3,08 individu/kelompok. Keberadaan populasi bilou di Resort Bojakan dipengaruhi akibat adanya gangguan aktivitas manusia. Kepadatan populasi bilou di Resort Bojakan lebih tinggi dibandingkan dengan penelitian-penelitian sebelumnya di wilayah Pulau Siberut. Persentase kelompok bilou yang memiliki ukuran kelompok lebih dari dua individu lebih tinggi dibandingkan kelompok dengan jumlah dua individu, yang menandakan kawasan Taman Nasional Siberut terutama di Resort Bojakan mendukung pertumbuhan populasi bilou. Proses regenerasi bilou masih terus berlangsung karena jumlah kelompok yang memiliki minimal satu keturunan atau lebih masih cukup banyak. Pemantauan dan patroli oleh pihak Taman Nasional diperlukan untuk memastikan keberadaan populasi bilou di Resort Bojakan.
Kata kunci: primata endemik, bilou, metode garis transek, monogami
Artikel teks lengkap
Penulis
Media Konservasi is an open access journal, meaning that all content is freely available without charge to the user or their institution. Users are allowed to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full texts of the articles in this journal without needing to request prior permission from the publisher or the author.
All articles published by Media Konservasi are licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License. This allows for unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided proper credit is given to the original authors.
Authors submitting manuscripts should understand and agree that the copyright of published manuscripts is retained by the authors. Copyright encompasses the exclusive rights of authors to reproduce, distribute, and sell any part of the journal articles in all forms and media. Reproduction of any part of this journal, its storage in databases, and its transmission by any form or media is allowed without written permission from Media Konservasi.