Evaluasi Penerapan dan Perbaikan CPPOB serta Penyusunan Dokumen Produk Lasagna Beku pada UMKM XYZ

Penulis

  • Karsi Ambarwati Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fateta IPB
  • Pierce Joesen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fateta IPB
  • Tjahja Muhandri Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fateta IPB

DOI:

https://doi.org/10.29244/mikm.20.2.147-157

Kata Kunci:

analisis kesenjangan, CPPOB, evaluasi, lasagna beku, UMKM

Abstrak

Usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Banyak UMKM belum menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memperbaiki penerapan CPPOB di UMKM XYZ berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pengumpulan data, evaluasi, perbaikan implementasi CPPOB, penyusunan dokumen, dan pendaftaran izin penerapan CPPOB. Lasagna beku di UMKM XYZ adalah pangan dengan risiko sedang. Pengolahan lasagna beku besar terdiri tahap penerimaan dan penyimpanan bahan baku, pemasakan saus keju, pemasakan saus bolognese, filling, pemanggangan, serta penyimpanan produk. Evaluasi penerapan CPPOB dilaksanakan berdasarkan 25 aspek yang terbagi menjadi 68 klausul penilaian sarana produksi pangan. Hasil penilaian menunjukkan kesesuaian penerapan CPPOB di UMKM XYZ sebesar 60,75% dengan 28 klausul yang tidak sesuai. Hasil evaluasi penerapan CPPOB ditemukannya 14 ketidaksesuaian minor dan 14 ketidaksesuaian mayor sehingga jumlah bobot ketidaksesuaian sebesar 42. Perbaikan dilakukan terhadap 10 ketidaksesuaian minor dan 12 ketidaksesuaian mayor sehingga jumlah bobot ketidaksesuaian setelah perbaikan menjadi 8. Setelah dilakukan evaluasi sarana produksi pada UMKM XYZ mempunyai rating A (sangat baik).

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Achmad, D.M., A.S. Aryani, K. Subandi, Hermawan. 2023. Peningkatan kualitas dan keamanan pangan melalui bantuan hot showcase untuk pemajangan produk makanan siap saji pada usaha kecil pangan di Bogor. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2(9): 6389-6398. doi:10.53625/ jabdi.v2i9.4870.

Adi, P., Mulyani, R. dan Khabibah, L.N. 2023. Kajian keamanan pangan pada industri pengolahan susu di jawa tengah dengan menggunakan metode good manufacturing practices (GMP). Jurnal Teknologi Industri Pertanian. 33(3): 305-316. doi: 10.24961/ j.tek.ind.pert.2023.33.3.305.

BPOM. 2021. Pedoman Pangan Siap Saji (Terkemas) Implementasi Peraturan Badan POM Nomor 34 Tahun 2019 tentang Kategori Pangan. Jakarta (ID): BPOM.

Hastuti, A., Rahmawati, A., Muharexza, Choironi, N., Pradita, F., Muthiatulmillah. 2023. Analisis pendugaan umur simpan produk pangan beku dalam kemasan menggunakan metode accerelated shelf life testing (ASLT) model Arrhenius. Karimah Tauhid. 2(3): 665-678. doi:10.30997/karimahtauhid.v2i3.8695.

[Kadin] Kamar Dagang dan Industri. UMKM Indonesia. [diakses 21 Juli 2025]. https://kadin.id/data-dan-statistik/umkm-indonesia/

[Kepka BPOM]. Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2022. Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan No. HK.02.02.1.2.01.22.63 Tahun 2022 Tentang Pedoman Pemeriksaan Sarana Produksi Pangan Olahan.

Martati, E., Ausuf, L.Z. 2023. Evaluasi pemenuhan kriteria cara produksi pangan olahan yang baik pada UKM baksu beku di Kabupaten Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia. 3(5): 673-680. doi: 10.52436/ 1.jpmi.1654.

[PerBPOM] Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2023. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Penerbitan Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik.

[PerBPOM] Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2018. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 31 Tahun 2018 Tentang Label Pangan.

[Permenperin] Peraturan Menteri Perindustrian. 2010. Peraturan Menteri Perindustrian No 75/M-Ind/PER/7/2010 Tentang Pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (Good Manufacturing Practices).

[UU] Undang-Undang. 2008. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Vinatra, S. 2023. Peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam kesejahteraan perekonomian negara dan masyarakat. Jurnal Akuntan Publik. 1(3): 1–8. doi:10.59581/jap-widyakarya.v1i3.832.

Wahyuni, S., Triyono, S., Tusi, A.. 2014. Perbandingan teknik pemajangan sayuran daun untuk mempertahankan kesegaran selama penjualan. Jurnal Teknik Pertanian Lampung. 3(1): 69-82. doi:10.23960/jtep-l.v3i1.%25p.

Widjayanti, Widowati, S., Mardiah. 2022. Efektivitas pembinaan pemenuhan komitmen registrasi pangan segar asal tumbuhan (PSAT) di Kabupaten Sukabumi. Jurnal Ilmiah Pangan Halal. 4(1): 25-33. doi:10.30997/jiph.v4i1.9828.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-06

Terbitan

Bagian

Vol. 20 No. 2

Cara Mengutip

Evaluasi Penerapan dan Perbaikan CPPOB serta Penyusunan Dokumen Produk Lasagna Beku pada UMKM XYZ . (2025). MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah, 20(2), 147-157. https://doi.org/10.29244/mikm.20.2.147-157