PROGRAM RAJUT ASA: LANSIA MELAWAN DEMENSIA PEMBERDAYAAN SOSIAL BERBASIS KOMUNITAS MELALUI KOLABORASI LINTAS GENERASI
Keywords:
craft-based therapy, demensia, kolaborasi lintas generasi, lansia, pemberdayaan komunitasAbstract
Indonesia sedang memasuki fase masyarakat menua yang diiringi dengan peningkatan risiko penyakit degeneratif, terutama demensia, namun intervensi preventif berbasis komunitas masih sangat terbatas sehingga lansia rentan mengalami isolasi sosial dan penurunan fungsi kognitif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Program Rajut Asa sebagai intervensi preventif non-farmakologis berbasis komunitas melalui pendekatan craft-based therapy dan kolaborasi lintas generasi. Program dilaksanakan di RW 01 Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Oktober 2025–Februari 2026 dengan melibatkan 21 lansia dan pemuda Karang Taruna sebagai pendamping. Metode pelaksanaan menggunakan pelatihan partisipatif yang dipadukan dengan pendampingan berkelanjutan, meliputi pelatihan keterampilan merajut bagi lansia serta pelatihan pengelolaan media sosial dan pemasaran digital bagi pemuda. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa aktivitas merajut berkontribusi pada peningkatan keterlibatan kognitif, rasa percaya diri, dan kebermaknaan hidup lansia, serta mengurangi perasaan kesepian melalui interaksi sosial rutin. Di sisi lain, pemuda mengalami peningkatan empati lintas generasi dan kapasitas digital melalui peran sebagai fasilitator dan pengelola promosi produk rajutan. Program ini juga mendorong revitalisasi aset sosial komunitas dan penguatan kohesi sosial. Meskipun menghadapi tantangan fisik pada lansia dan kendala pemasaran digital, pendekatan partisipatif dan pendampingan berkelanjutan berhasil menjaga keberlangsungan program. Program Rajut Asa berpotensi menjadi model pemberdayaan
References
Alzheimer's Disease International. (2015). Dementia: A public health priority. World Health Organization.
Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik penduduk lanjut usia 2025. Badan Pusat Statistik.
Braun, V., & Clarke, V. (2019). Reflecting on reflexive thematic analysis. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 11(4), 589–597.
Burns, P., & Van Der Meer, R. (2021). Happy hookers: Findings from an international study exploring the effects of crochet on wellbeing. Perspectives in Public Health, 141(3), 149–157.
Canedo-García, A., García-Martínez, I., & Píñeiro-Aguila, I. (2017). A systematic review of the effectiveness of intergenerational programs. Frontiers in Psychology, 8, 2164.
Duea, S. R., Zimmerman, E. B., Vaughn, L. M., Dias, S., & Harris, J. (2022). A guide to selecting participatory research methods based on project and partnership goals. Journal of Participatory Research Methods, 3(1). https://doi.org/10.35844/001c.32605
Geda, Y. E., Noh, J. H., Petersen, R. C., et al. (2011). Engaging in cognitive activities, aging, and mild cognitive impairment: A population-based study. The Journal of Neuropsychiatry and Clinical Neurosciences, 23(3), 317–325.
Ngandu, T., Lehtisalo, J., Solomon, A., et al. (2015). A 2-year multidomain intervention of diet, exercise, cognitive training, and vascular risk monitoring versus control to prevent cognitive decline in at-risk elderly people (FINGER): A randomised controlled trial. The Lancet, 385(9984), 2255–2263.
Organisasi Kesehatan Dunia. (2019). Risk reduction of cognitive decline and dementia: WHO guidelines. World Health Organization.
Septiani, L., Wijaya, R., & Putri, A. (2024). Pelatihan pembuatan tie dye (ikat celup) untuk meningkatkan kesehatan, aktivitas, dan produktivitas lansia. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 15(2), 234–248.
Suryawati, N., Handoko, B., & Suherman, S. (2020). Pemberdayaan wanita lanjut usia yang produktif melalui kegiatan pelatihan kerajinan tangan yang bernilai ekonomis. Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage, 1(1), 78–92.
Van der Meer, R., Coenen, M., & Markland, D. (2023). Knitting as a therapeutic intervention: A 2-year longitudinal study on cognitive function, mood, and anxiety. JAMA Psychiatry, 80(5), 456–465.
Webster, N. W. (2024). Effectiveness of intergenerational exchange programs: A systematic review and meta-analysis. Journal of Intergenerational Relationships, 22(2), 156–182.
World Health Organization. (2008). Closing the gap in a generation: Health equity through action on the social determinants of health. WHO Commission on Social Determinants of Health.
World Health Organization. (2019). Risk reduction of cognitive decline and dementia: WHO guidelines. World Health Organization.