Tingkat Kognitif Petani dalam Pengambilan Keputusan Budidaya Ubi Kayu:Studi Kasus Kampung Mandopi Sairo Papua
DOI:
https://doi.org/10.25015/22202673047Keywords:
karakteristik petani, petani singkong, ranah kognitif, tingkat kognitifAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kognitif petani dan karakteristik petani yang berhubungan dengan pengambilan keputusan budidaya ubi kayu di Kampung Mandopi Sairo, Distrik Manokwari Utara. Sampel penelitian sebanyak 45 petani ubi kayu dipilih secara acak sederhana. Analisis data menggunakan metode deskriptif dan inferensial Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kognitif petani secara umum berada pada ranah memahami (C2). Namun, pada tahap pembibitan, penanaman, dan pemanenan telah mencapai ranah analisis (C4), sedangkan pengolahan tanah, pemupukan, dan pengendalian hama/penyakit masih berada pada ranah dasar (C1). Faktor pengalaman bertani, keterlibatan dengan PPL, dan keterdedahan media berhubungan dengan tingkat kognitif petani. Faktor lingkungan menjadi unsur utama dalam pembentukan kognitif petani dalam pengambilan keputusan budidaya ubi kayu.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat. (2018). Provinsi Papua Barat dalam angka 2018.
Harimurti, C. S. (2016). Analisis pengetahuan kognitif petani hutan dalam pelaksanaan program pengelolaan hutan bersama masyarakat (PHBM) di Desa Jomblang Kecamatan Jepon Kabupaten Blora [Skripsi, Universitas Negeri Semarang].
Ibda, F. (2015). Perkembangan kognitif: Teori Jean Piaget. Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training, 3(1), 27–37. https://doi.org/10.22373/ji.v3i1.197
Humaidi, L., Hubeis, A. V. S., Puspitawati, H., & Anwas, O. E. (2020). Karakteristik penyuluh dalam pemanfaatan media sosial sebagai media informasi pertanian. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 4(1), 111–124. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v4i1.6113
Islami, T. (2015). Ubi kayu: Tinjauan aspek ekofisiologi serta upaya peningkatan dan keberlanjutan hasil tanaman. Graha Ilmu.
Manyamsari, I., & Mujiburrahmad. (2014). Karakteristik petani dan hubungannya dengan kompetensi petani lahan sempit (kasus: Di Desa Sinar Sari Kecamatan Dramaga Kab. Bogor Jawa Barat). Agrisep, 15(2), 58–74.
Mahdin, M., Nikoyan, A., & Jayadisastra, Y. (2024). Tingkat pengetahuan petani dalam kegiatan budidaya tanaman jagung manis di Desa Amesiu Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe. Jurnal Ilmiah Penyuluhan dan Pengembangan Masyarakat, 4(1), 56–66. https://doi.org/10.56189/jippm.v4i1.6
Matlin, M. W. (2016). Kognitif (N. T. Syabri, Penerj.; edisi ke-3). Harakindo Publishing.
Marinda, L. (2020). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget dan problematikanya pada anak usia sekolah dasar. An-Nisa’: Jurnal Kajian Perempuan dan Keislaman, 13(1), 116–152. https://doi.org/10.35719/annisa.v13i1.26
Piaget, J. (1970). Science of Education and the Psychology of the Child. Orion Press
Pramesti, F. S., Rahayu, E. S., & Agustono, A. (2018). Analisis daya saing ubi kayu Indonesia di pasar internasional. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 14(1), 1–9. https://doi.org/10.20961/sepa.v14i1.21034
Prastisi, I. A., Listiana, I., Yanfika, H., & Silviyanti S., S. (2023). Knowledge level of rice farmers on transplanter innovation in the Sinar Kencana II Farmers Group, Bumi Kencana Village. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(1), 110–118. https://doi.org/10.25181/jppt.v23i1.2326
Rivan, R., Rela, I. Z., Salahuddin, S., & Buana, T. (2023). Kompetensi penyuluh dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di Kota Kendari. Jurnal Ilmiah Inovasi dan Komunikasi Pembangunan Pertanian, 1(4), 1–9. https://doi.org/10.56189/jiikpp.v1i4.30074
Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.
Shinde, P. K., & Singh, L. (2025). Bloom's taxonomy: A framework for enhancing educational practices. M.C.E. Society’s Journal of Interdisciplinary Research, 10(1), 1-7.
Sundari, T. (2010). Petunjuk teknis: Pengenalan varietas unggul dan teknik budidaya ubi kayu (Materi pelatihan agribisnis bagi KMPH). Balai Penelitian Tanaman Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian.
Suryani, S., Sadat, M., & Azisah, A. (2021). Pengaruh faktor ekonomi terhadap pendapatan petani sawah (studi kasus Kelurahan Pettuadae Kecamatan Turikale Kabupaten Maros). Jurnal Agribis, 9(2). https://doi.org/10.46918/agribis.v9i2.1079
Utami, N. S., Holle, Y., & Palinggi, Y. (2021). Analisis kognitif petani padi sawah dalam penggunaan pupuk di Distrik Prafi Kabupaten Manokwari. Sosio Agri Papua, 10(2), 102–108. https://doi.org/10.30862/sap.v10i2.156
Utomo, H. F. (2023). Hubungan paparan pestisida dengan fungsi kognitif pada petani di Desa Jenggawah Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember [Skripsi, Universitas Jember].
Wityasari, N. (2022). Pengertian ketahanan pangan: Aspek, tujuan dan faktor yang mempengaruhi. Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo. https://ketahananpangan.probolinggokab.go.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengertian-Ketahanan-Pangan.pdf
Woolfolk, A. (2016). Educational psychology (13th ed.). Pearson.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amestina Matualage, Yolanda Holle

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal. - Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).











