Pengaruh Kepercayaan Sosial, Jaringan Sosial dan Norma Sosial Terhadap Pemberdayaan Peternak Sapi Potong di Kabupaten Timor Tengah Utara

Authors

  • Simon Juan Kune Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan Universitas Timor 85613, Indonesia
  • Ture Simamora Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan Universitas Timor 85613, Indonesia https://orcid.org/0000-0001-8331-5590
  • Veronika Yuneriati Beyleto Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan Universitas Timor 85613, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25015/22202671644

Keywords:

jaringan sosial, kepercayaan sosial, modal sosial, norma sosial, pemberdayaan peternak

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepercayaan sosial, jaringan sosial, normal sosial dan tingkat pemberdayaan peternak sapi potong serta menganalisis pengaruh kepercayaan sosial, jaringan sosial dan normal sosial terhadap pemberdayaan peternak sapi potong di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Metode penelitian ini bersifat kuantitatif. Analisis menggunakan pendekatan deskriptif persentase dan inferensial menggunakan Partial Least Square (PLS-SEM). Secara deskriptif, kepercayaan sosial berada pada kategori sedang (50–56%), mencerminkan adanya hubungan kepercayaan antaranggota, pemimpin kelompok, dan lembaga, meskipun masih rentan. Jaringan sosial juga tergolong sedang (52–56%), menunjukkan potensi dalam partisipasi kelompok, akses pasar, dan relasi eksternal yang belum optimal. Sebaliknya, norma sosial relatif rendah (43–48%), terutama dalam kepatuhan aturan, keterbukaan informasi, dan gotong royong, yang mengindikasikan lemahnya kohesi kolektif. Hasil analisis struktural menunjukkan bahwa ketiga dimensi modal sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan peternak, dengan nilai R² sebesar 0,671. Artinya, 67,1% variasi pemberdayaan dapat dijelaskan oleh modal sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan modal sosial untuk meningkatkan kapasitas adaptif, kemandirian, dan keberlanjutan agribisnis sapi Bali di wilayah perbatasan kering dan marjinal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asgaf, K. (2022). Peran Penyuluh Peternakan terhadap Pemberdayaan Peternak Sapi Potong di Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa. Tarjih: Agribusiness Development Journal, 2(02), 64–70. https://doi.org/10.47030/tadj.v2i02.438

Badan Pusat Statistik. (2024a). Peternakan Dalam Angka 2024. 1–162. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/20/522e07b24c7bbeb1c19b0a4e/peternakan-dalam-angka-2024.html

Badan Pusat Statistik. (2024b). Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam Angka 2024. 40, 1–820. https://ntt.bps.go.id/id/publication/2024/02/28/56eb9d4253a9d35283615899/provinsi-nusa-tenggara-timur-dalam-angka-2024.html

Bukifan, M., Harianto, H., & Krisnamurthi, B. (2021). The Effect of Policy on Business Competitiveness of Bali Cattle Farming in Kupang District, East Nusa Tenggara, Indonesia. Jurnal Manajemen Dan Agribisnis, 18(3), 308–315. https://doi.org/10.17358/jma.18.3.308

Efu, A., & Simamora, T. (2021). Karakteristik Peternak dan Dukungan Penyuluhan dalam Mendukung Kemampuan Manajerial Beternak Sapi Potong di Desa Oepuah Utara. Agrimor, 6(1), 22–26. https://doi.org/10.32938/ag.v6i1.1229

Galiè, A., Najjar, D., Petesch, P., Badstue, L., & Farnworth, C. R. (2022). Livestock Innovations, Social Norms, and Women’s Empowerment in the Global South. Sustainability (Switzerland), 14(7). https://doi.org/10.3390/su14073741

Hair, J. F., Jr., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., Sarstedt, M., Danks, N. P., & Ray, S. (2021). Evaluation of formative measurement models. In Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) using R (pp. 91–113). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-80519-7_5

Hair, J. F., Jr., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2017). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). Sage.

Haryono, B., Rohayeti, Y., & Setiawan, D. (2024). Kajian Modal Sosial Kelompok Sapi Potong di Kabupaten Sambas. Prosiding Seminar Nasional Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, 6(1), 34–43.

Haryuningtyas, R. I., Ibrahim, J. T., & Ariadi, B. Y. (2024). The Trust as a Linchpin when Social Norms and Network Effect on the Productivity of Farmer Women’s Group. East African Scholars Journal of Agriculture and Life Sciences, 7(07), 91–100. https://doi.org/10.36349/easjals.2024.v07i07.002

Hilmiati, N., Ilham, N., Nulik, J., Rohaeni, E. S., DeRosari, B., Basuki, T., Hau, D. K., Ngongo, Y., Lase, J. A., Fitriawaty, F., Surya, S., Qomariyah, N., Hadiatry, M. C., Ahmad, S. N., Qomariah, R., Suyatno, S., Munir, I. M., Hayanti, S. Y., Panjaitan, T., & Yusriani, Y. (2024). Smallholder Cattle Development in Indonesia: Learning from the Past for an Outcome-Oriented Development Model. International Journal of Design and Nature and Ecodynamics, 19(1), 169–184. https://doi.org/10.18280/ijdne.190119

Mathesius, J., & Lussier, P. (2021). Structural Equation Modeling. The encyclopedia of research methods in criminology and criminal justice: Volume II: Parts 5–8. Wiley. https://doi.org/10.1002/9781119111931.ch172

Nurlina, L., Yunasaf, U., Sulistyati, M., Alim, S., & Mauludin, M. A. (2025). Peran penyuluh dalam meningkatkan kapasitas peternak melalui penerapan sistem peternakan berkelanjutan. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 11(1), 907–913. https://doi.org/10.25157/ma.v11i1.16624

Mulatmi, S. N. W., Anggraini, A. D., & Prima, A. (2019). Jejaring Sosial dan Diseminasi Teknologi Tepat Guna pada Peternakan Sapi Perah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 14(2), 137–144. https://doi.org/10.31186/jspi.id.14.2.137-144

Pratisthita, R. N., Munandar, M., & Homzah, S. (2014). Peran modal sosial dalam menunjang dinamika kelompok peternak sapi perah (Studi kasus di Kelompok 3 TPK Pulosari Pangalengan). Jurnal Ilmu Ternak, 14(1), 52–57.

Priyanto, D., & Diwyanto, K. (2014). Agricultural Development in the Borderline Areas of East Nusa Tenggara and Democratic Republic of Timor Leste. Pengembangan Inovasi Pertanian, 7(4), 207–220.

Puspitasari, D. P., & Sunaryanto, L. T. (2023). Analisis peran modal sosial terhadap keberhasilan pemeliharaan sapi perah di Desa Sumogawe Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Jurnal Pertanian Agros, 25(3), 3120–3130.

Sahala, J., Banu, M., Kadju, F. Y. D., Chrisinta, D., & Chamdi, A. N. (2024). Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Peternakan Sapi Potong Kepemilikan Rakyat pada Wilayah Lahan Kering Sekitar Pinggiran Hutan (Studi Kasus pada Kampung Maslete, Kecamatan Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur). Agrimor, 9(1), 44–59. https://doi.org/10.32938/ag.v9i1.2343

Samsukdin, S., Tamami, N. D., & Hasan, F. (2023). Pengaruh Karakteristik Peternak Terhadap Pendapatan Usaha Ternak Sapi Madura di Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 20(2), 257-269. https://doi.org/10.20961/sepa.v20i2.60904

Simamora, T. (2020). Peningkatan Kompetensi Peternak dan Keberlanjutan Usaha Sapi Potong di Desa Oebkim Kecamatan Bikomi Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara. Agrimor, 5(2), 20–23. https://doi.org/10.32938/ag.v5i2.1007

Simamora, T., Beyleto, V. Y., Sahala, J., & Neonnub, J. (2024). Dinamika Kelompok Peternak Sapi Potong di Kabupaten Timor Tengah Utara. Jurnal Penyuluhan, 20(02), 284–297. https://doi.org/10.25015/20202451330

Simamora, T., Rofiq, M. N., Hutahaean, L., Sio, S., Hutapea, R., Irawan, D., Suryani, Diastuti, R., Thiyas, U. N., Correia, B. A., & Correia, L. T. (2024). Sustainability index for eco-friendly cattle farming in dry climate regions. Global Journal of Environmental Science and Management, 10(SI), 279–302. https://doi.org/10.22034/gjesm.2024.10.SI.18

Simamora, T., Tahuk, P. K., Rofiq, M. N., Matoneng, O. W., Sio, S., Jumansyah, R. D., L. M., Correia, B. A., & Correia, L. T. (2025). Adoption model of eco-friendly livestock innovation for beef cattle sustainability in dry climate regions. Environmental and Sustainability Indicators, 26, 100658.https://doi.org/10.1016/j.indic.2025.100658

Solikin, N., Hartono, B., Fanani, Z., & Ihsan, M. N. (2018). Tingkat Partisipasi dan Kesejahteraan Peternak Sapi Potong Di Kabupaten Kediri. Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis, 3(2), 81. https://doi.org/10.29407/nusamba.v3i2.12543

Sugiarto, M., Edy Djatmiko, O., Nur, S., & Nur Wakhidati, Y. (2020). Investigasi kapasitas kepemimpinan dalam kelompok peternak sapi PO Kebumen di pesisir Kabupaten Kebumen. Livestock and Animal Research, 18(2), 89. https://doi.org/10.20961/lar.v18i2.42929

Sugiyono. (2020). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Zhang, X., Zhang, L., & Nie, T. (2023). Study on the Impact of Social Capital on Farmers’ Decision-Making Behavior of Adopting Trusteeship Services. Sustainability (Switzerland), 15(6), 1–16. https://doi.org/10.3390/su15065343

Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment theory. In J. Rappaport & E. Seidman (Eds.), Handbook of community psychology (pp. 43–63). Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4615-4193-6_2

Downloads

Published

2026-09-14

How to Cite

Kune, S. J., Simamora, T., & Yuneriati Beyleto, V. . (2026). Pengaruh Kepercayaan Sosial, Jaringan Sosial dan Norma Sosial Terhadap Pemberdayaan Peternak Sapi Potong di Kabupaten Timor Tengah Utara. Jurnal Penyuluhan, 22(02), 284-295. https://doi.org/10.25015/22202671644

Most read articles by the same author(s)