Persepsi Wanita Tani dan Strategi Optimalisasi Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Mendukung Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Kabupaten Banyumas

Authors

  • Lily Setyo Prasanthi Program Studi Magister Agribisnis, Fakultas Pascasarjana, Universitas Jenderal Soedirman, Jl. Dr. Soeparno, Banyumas, Jawa Tengah, 53123 Indonesia
  • Dindy Darmawati Putri Program Studi Magister Agribisnis, Fakultas Pascasarjana, Universitas Jenderal Soedirman, Jl. Dr. Soeparno, Banyumas, Jawa Tengah, 53123 Indonesia
  • Akhmad Rizqul Karim Program Studi Magister Agribisnis, Fakultas Pascasarjana, Universitas Jenderal Soedirman, Jl. Dr. Soeparno, Banyumas, Jawa Tengah, 53123 Indonesia
  • Mochamad Sugiarto Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Jl. Dr. Soeparno, Banyumas, Jawa Tengah, 53123 Indonesia
  • Budi Dharmawan Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Jl. Dr. Soeparno, Banyumas, Jawa Tengah, 53123 Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25015/22202669240

Keywords:

ketahanan pangan , pekarangan pangan lestari , persepsi , strategi , kelompok wanita tani

Abstract

Kabupaten Banyumas melaksanakan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sejak tahun 2020 hingga 2024 dengan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai pelaksana program. Kondisi di lapangan menunjukan pengembangan program belum optimal dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian bertujuan mengidentifikasi persepsi wanita tani terhadap tujuan dan pelaksanaan Program P2L, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dan menganalisis strategi optimalisasi Program P2L. Penelitian dilaksanakan di 5 KWT pelaksana program P2L di Kabupaten Banyumas. Data primer diperoleh dari responden wanita tani pelaksana program dan informan yang berkompeten dalam Program P2L. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed method). Persepsi wanita tani terhadap tujuan program berada pada kategori rendah, persepsi terhadap pelaksanaan program berada pada kategori tinggi. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi wanita tani adalah lingkungan dan peran kelompok. Faktor internal menghasilkan kekuatan utama adalah adanya Program P2L dan Penyuluh Pendamping, kelemahan utama adalah pascapanen belum maksimal serta pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok terbatas. Dalam faktor eksternal, peluang utama adalah akses informasi dan kebijakan pemerintah yang mendukung usaha tani, sedangkan ancaman utama adalah perubahan iklim dan fluktuasi harga. Hasil Analisis QSPM menghasilkan strategi prioritas yaitu menyediakan pelatihan bagi anggota KWT dengan teknologi pertanian pekarangan yang mudah diakses untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arianti, F., Taridala, S. A. A., & Sadimantara, F. N. (2021). Participation of women farmers group members on Pekarangan Pangan Lestari (P2L) program in Kendari City Southeast Sulawesi. International Journal of Agricultural Social Economics and Rural Development (Ijaserd), 1(2), 56. https://doi.org/10.37149/ijaserd.v1i2.20210

Ayakeding, E., Sukesi, K., & Yuliati, Y. (2019). Analisis persepsi petani terhadap program kawasan rumah pangan lestari di Kampung Dosai Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 15(2), 128–135. https://doi.org/10.20961/sepa.v15i2.26092

Azmidar, A. (2021). Perceptions of women farmer group towards pekarangan pangan lestari program in Sukosari Village Babadan District Ponorogo Regency (Skripsi sarjana, Universitas Brawijaya).

Badan Pusat Statistik. (2021). Hasil sensus penduduk 2020.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas. (2025). Kabupaten Banyumas dalam angka 2025.

Creswell, J. W. (2023). Research design pendekatan kualitatif, kuantitatif dan mixed (Edsi VII). Pustaka Pelajar.

Doyok, R., Sa’diyah, A. A., & Kholili, A. Y. (2023). Respon petani terhadap media penyuluhan pada program Pekarangan Pangan Lestari menggunakan analisis structural equation. Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension, 4(1), 87-94. https://doi.org/10.35706/agrimanex.v3i2.8651

Economist Impact. (2022). Global food security index 2022. http://economistimpact

Farahdiba, Z., Achdiyat, & Saridewi, T. R. (2020). Peran anggota kelompok wanita tani dalam pemanfaatan lahan pekarangan di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3), 535-544. https://doi.org/10.47492/jip.v1i3.109

Febian, R., Sudrajat, J., & Fitrianti, W. (2024). Karakteristik dan persepsi pemanfaatan lahan pekarangan untuk pangan di daerah perkotaan pada program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kota Pontianak. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(1), 574–585. https://doi.org/10.25157/ma.v10i1.12294

Gusti, I. M., Gayatri, S., & Prasetyo, A. S. (2022). Pengaruh umur, tingkat pendidikan dan lama bertani terhadap pengetahuan petani mengenai manfaat dan cara penggunaan kartu tani di Kecamatan Parakan. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 19(2), 209–221. https://doi.org/10.36762/jurnaljateng.v19i2.926

Hermawan, D., Isyanto, A. Y., & Setia, B. (2021). Persepsi petani terhadap usahatani lahan pekarangan (Studi kasus di Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran). Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, 8(3), 809–818. https://doi.org/10.25157/jimag.v8i3.5805

Isnian, S. N., Narti, N., Taufik, Y., & Isnan, S. N. (2019). Persepsi wanita tani dalam program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Buletin Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo, 21(1), 9–16. https://doi.org/10.33772/bpsosek.v37i1.6386

Iswari, D. A., Negara, S. P. P. S., Fauzi, I. M., Susila, I., Putri, S. O., & Aji, K. M. B. (2023). Pelatihan pembuatan saos tomat pada kelompok Pekarangan Pangan Lestari Ngongak Tanduran. DAYA-MAS: Media Komunikasi Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 42–48. https://doi.org/10.30738/ad.v8i1.14061

Khasanah, R., Suminah, & Widiyanti, E. (2024). Partisipasi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kabupaten Klaten. Journal of Integrated Agricultural Socio-Economics and Entrepreneurial Research (JIASEE), 2(2), 92–100. https://doi.org/10.26714/jiasee.2.2.2024.92-100

Kirana, B., Sugihardjo, & Widiyanti, E. (2024). Hubungan karakteristik sosial ekonomi dengan partisipasi wanita tani dalam program Pekarangan Pangan Lestari. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 20(3), 281–292. https://doi.org/10.20956/jsep.v20i3.36425

Mahyarni. (2013). Theory of reasoned action dan theory of planned behavior (Sebuah kajian historis tentang perilaku). El-Riyasah: Jurnal Ekonomi Islam, 4(1), 13–23. https://doi.org/10.24014/jel.v4i1.17

Mandang, M., Sondakh, M. F. L., & Laoh, O. E. H. (2020). Karakteristik petani berlahan sempit di Desa Tolok Kecamatan Tompaso. Agri-SosioEkonomi, 16(1), 105–114. https://doi.org/10.35791/agrsosek.16.1.2020.27131

Manoppo, C. N., Amanah, S., Asngari, P. S., & Tjitropranoto, P. (2017). Persepsi perempuan terhadap pemanfaatan pekarangan mendukung diversifikasi pangan di Sulawesi Utara. Jurnal Penyuluhan, 13(1), 80–89. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v13i1.13560

Musthofa, M. S., Sugihardjo, & Permatasari, P. (2023). Strategi implementasi program Pekarangan Lestari (P2L) dalam menuju ketahanan pangan berkelanjutan di Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian UNS Dalam Rangka Dies Natalis Ke-47 UNS Tahun 2023, 7(1), 542–551. https://proceeding.uns.ac.id/semnasfp/article/view/234

Nugraha, F. A., Ekowati, T., & Sumarsono, S. (2023). Kajian Pendapatan dan Strategi Pengembangan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kota Semarang. Agroland: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 30(2), 181–192. https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v30i2.1648

Oktoneos, J., Efrianti, R., & Sari, Y. (2024). Analysis of sustainable food yard development strategy in Ogan Komering Ulu District. Management Studies and Entrepreneurship Journal, 5(1), 1107–1117.

Pakpahan, T. E., Herawaty, & Ratika, D. (2022). Persepsi petani dalam penerapan good agriculture practices (GAP) komoditi bengkuang (Pachyrhizus erosus) di Kecamatan Binjai Selatan. AGRIFO: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.29103/ag.v7i1.3039

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations. Free Press.

Setiyowati, T., Fatchiya, A., & Amanah, S. (2022). Pengaruh Karakteristik Petani terhadap Pengetahuan Inovasi Budidaya Cengkeh di Kabupaten Halmahera Timur. Jurnal Penyuluhan, 18(02), 208–218. https://doi.org/10.25015/18202239038

Sulistiyorini, D. N., & Yuliawati. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi keberdayaan perempuan dalam program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kota Salatiga. Media Agribisnis, 8(2), 355–369. https://doi.org/10.35326/agribisnis.v8i2.6432

Timronah, T., Setyowati, R., & Winarno, J. (2023). Persepsi petani kopi terhadap pemberdayaan oleh komunitas Assalwa Resource Center (Kasus di Desa Tombo Kecamatan Bandar Kabupaten Batang). AGRORADIX: Jurnal Ilmu Pertanian, 7(1), 8–17. https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v7i1.4704

Yanti, R. A., Reza, M., & Nasrul, W. (2025). Optimalisasi pelaksanaan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dalam mendukung ketahanan pangan keluarga di Kabupaten Lima Puluh Kota. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 19(1), 44–55. https://doi.org/10.31869/mi.v19i1.6729

Downloads

Published

2026-05-28

How to Cite

Prasanthi, L. S., Putri, D. D. ., Karim, A. R., Sugiarto, M. ., & Dharmawan , B. . (2026). Persepsi Wanita Tani dan Strategi Optimalisasi Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Mendukung Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Kabupaten Banyumas. Jurnal Penyuluhan, 22(01), 142-157. https://doi.org/10.25015/22202669240