Model Konseptual Penguatan Program Makan Bergizi Gratis melalui Kualitas Pelayanan, Informasi, dan Kepercayaan Publik
DOI:
https://doi.org/10.29244/v4gxtg18Kata Kunci:
program makan di sekolah, kualitas pelayanan publik, transparansi informasi, kepercayaan terhadap pemerintah, persepsi programAbstrak
Program makan di sekolah banyak diterapkan di negara berpendapatan rendah dan menengah dan terbukti berkontribusi terhadap peningkatan partisipasi, kehadiran, serta beberapa indikator gizi siswa. (Wang et al., 2021)
Namun, efektivitas dan keberlanjutan program tidak hanya ditentukan oleh dampak gizi, melainkan juga oleh bagaimana penerima manfaat memandang kualitas pelayanan, transparansi informasi, dan kredibilitas pemerintah sebagai penyelenggara. Artikel konseptual ini mengembangkan kerangka terpadu yang menghubungkan kualitas pelayanan yang dirasakan, informasi program, dan kepercayaan terhadap pemerintah dengan persepsi publik terhadap program makan di sekolah. Berbasis tradisi SERVQUAL dalam pengukuran kualitas pelayanan publik (Parasuraman, et al., 1985) dan literatur transparansi serta kepercayaan terhadap pemerintah, (Alessandro et al., 2021)
Artikel ini berargumen bahwa penyelenggaraan layanan makan sekolah yang andal, responsif, dan empatik, disertai informasi yang jelas dan mudah diakses, dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah. Temuan empiris terbaru mengenai persepsi orang tua terhadap program makan gratis universal menunjukkan bahwa kualitas makanan, komunikasi, dan stigma sosial sangat memengaruhi penerimaan program. (Zuercher et al., 2024)
Dengan mensintesis berbagai temuan tersebut, artikel ini mengusulkan model konseptual di mana kualitas pelayanan dan transparansi informasi memengaruhi persepsi program baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepercayaan terhadap pemerintah. Artikel diakhiri dengan implikasi kebijakan yang menekankan pentingnya menyelaraskan perbaikan teknis program makan di sekolah dengan strategi penguatan transparansi, komunikasi, dan kepercayaan institusional, serta agenda penelitian lanjutan menggunakan survei dan pemodelan persamaan struktural.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Sugiharto, Rana Ardila Rahma, Riyan Hadithya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







