Model Konseptual Penguatan Program Makan Bergizi Gratis Melalui Kualitas Pelayanan, Informasi, Dan Kepercayaan Publik

Authors

  • Muhammad Sugiharto Universitas Teknologi Digital
  • Rana Ardila Rahma University of Singaperbangsa Karawang
  • Riyan Hadithya Universitas Teknologi Digital

DOI:

https://doi.org/10.29244/v4gxtg18

Keywords:

Kepercayaan terhadap pemerintah, Kualitas pelayanan publik, Program makan di sekolah, Persepsi program, Transparansi informasi

Abstract

Program makan di sekolah banyak diterapkan untuk memperbaiki status gizi dan kesiapan belajar anak, namun efektivitasnya dalam jangka panjang dipengaruhi bukan hanya oleh hasil program, melainkan juga oleh kualitas implementasi dan persepsi publik. Artikel konseptual ini menyusun sintesis literatur integratif yang mengaitkan tiga determinan utama penerimaan program: kualitas pelayanan dalam penyelenggaraan program, transparansi dan kualitas informasi, serta kepercayaan publik terhadap pemerintah. Model menegaskan bahwa pelayanan yang responsif, andal, dan empatik dapat menurunkan ketidakpastian serta memperkuat persepsi keadilan, sementara informasi yang jelas dan tepat waktu meningkatkan akuntabilitas serta keyakinan masyarakat. Kedua faktor tersebut diperkirakan memperkuat kepercayaan terhadap pemerintah yang berperan sebagai mekanisme psikologis kunci dalam menjelaskan bagaimana pengalaman layanan dan kualitas informasi mendorong kepuasan, partisipasi, serta dukungan keberlanjutan program. Artikel ini juga menekankan stigma sebagai risiko kontekstual yang dapat melemahkan legitimasi jika desain layanan dan komunikasi program tidak inklusif. Artikel menawarkan proposisi yang dapat diuji dan arahan pengukuran untuk penelitian kuantitatif lanjutan berbasis survei dan pemodelan persamaan struktural.

Published

2025-12-30

How to Cite

Sugiharto, M. ., Rana Ardila Rahma, & Riyan Hadithya. (2025). Model Konseptual Penguatan Program Makan Bergizi Gratis Melalui Kualitas Pelayanan, Informasi, Dan Kepercayaan Publik. Jurnal Sosial Terapan, 3(2), 32-39. https://doi.org/10.29244/v4gxtg18