Section Research Articles

Evaluation of Occupational Safety Performance Using Key Performance Indicators in Manufacturing Industrial Construction

Vol. 10 No. 1: April 2025:

Dimas Ardi Prasetya (1), Luvy Dellarosa (2), Bayu Rahmat Hidayat (3)

(1) , Indonesia
(2) IPB University, Indonesia
(3) IPB University, Indonesia
Fulltext View | Download

Abstract:

Occupational Health and Safety (OHS) in work environments is crucial for optimal productivity. Work accidents affect productivity because they can reduce working hours and decrease productivity. The problem faced by a company is the absence of a Key Performance Indicator that explicitly considers the safety aspect. This study aims to determine and calculate the key performance indicator safety of KPIs and implement a correlation between work accidents and productivity. Key Performance Indicator data processing Safety consists of leading indicators for potential future events and lagging indicators for past accident data using the Safe T-Score method to determine the effect of accident rates on work productivity. The Key Performance Indicator calculation results for safety showed good performance, with a total actual value of 94.74%. The results show that the Safe T Score is 2.68 in 2022 and -1.61 in 2023, indicating little change in the occupational health and safety program. The results show a positive relationship between occupational safety and productivity; the fewer the accidents, the higher the productivity.

References

[1] Anwar, Syukriah, Ayu. 2019. Analisis kesehatan dan keselamatan kerja berdasarkan metode fault tree analysis pada area packing semen di PT. Lafarge Cement Lhokseumawe Indonesia. Jurnal Sistem Teknik Industri (JSTI). 21(1):24–31.
[2] Apriyani, Saputra Y, Turseno A, Hedi Saepudin T. 2022. Analisis keselamatan kerja dengan pendekatan fault tree analysis di PT. Indotech Mitra Presisi. Jurnal InTent. 5(2):1–15.
[3] Ardiansyah Ekoanindiyo F, Yohanes A, Prihastono E, Nur Hayati E. 2021. Pendekatan metode fault tree analysis dalam kesehatan dan keselamatan kerja serta pengaruhnya terhadap produktifitas. Jurnal Rekayasa Sistem Industri. 7(1):20–25.
[4] Arswendoi Thry R, Prabowo H. 2021. Penerapan kesehatan dan keselamatan kerja dan perhitungan statistik kecelakaan kerja guna mengurangi resiko bahaya pada area penambangan batubara ambang terbuka PT. Daya Bambu Sejahtera, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Jurnal Bina Tambang. 6(3):81–90.
[5] Arsya M, Nurwathi. 2023. Pendekatan metode fault tree analysis dalam kecelakaan kerja serta pengaruhnya terhadap produktivitas kerja di CV. Raka Jaya Glass. Jurnal Rekayasa Industri dan Mesin. 4(2):68–76.
[6] Budiharjo PH, Lengkong VPK, Dotulong LOH. 2017. Pengaruh keselamatan kerja, kesehatan kerja, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan pada PT. Air Manado. Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi. 5(3):4145–4154.
[7] Firman Prayogi M, Puspita Sari D, Arvianto A. 2016. Analisis penyebab cacat produk furniture dengan menggunakan metode failure mode and effect analysis (fmea) dan fault tree analysis (fta) (studi kasus pada PT. Ebako Nusantara). Industrial Engineering Online Journal. 5(4):1–8.
[8] Gouw R, Rahmawati R, Prima F. 2023. Pengukuran kinerja perusahaan dan penentuan key performance indicators dengan metode performance prism, ahp, omax, serta tls di indosat ooredoo hutchison sales areapontianak. Industrial Engineering and Management System. 7(2):130–140.
[9] Hasibuan YM, Naasution RH, Harahap UN, Pratiwi RA, Hia WK. 2021. Analisis penerapan program keselamatan kerja dalam usaha meningkatkan produktivitas kerja dengan pendekatan fault tree analysis dan hazard and operability study. Jurnal Simetri Rekayasa. 3(2):248–256.
[10] Iglina Lubis P, Kusumanto I. 2018. Penilaian kinerja karyawan Menggunakan metode key performance indicators (kpi) (Studi kasus: CV. Bunda Bakery Pekanbaru). Jurnal Sains, Teknologi dan Industri. 15(2):37–45.
[11] Kusnendar Rafli A, Herwanto D, Hamdani. 2022. Analisis penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan metode fault tree analysis (fta) guna meningkatkan produktivitas kerja Di PT. Cipta Unggul Karya Abadi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. 8(11):365–378. doi:10.5281/zenodo.6838069.
[12] Megandi, Susanty M. 2023. Sistem pendukung keputusan pengamatan keselamatan kerja digital. Jurnal Informatika. 10(1):54–61. doi:10.31294/inf.v10i1.12778.
[13] Nathaniel P, Widyadana A, Sepadyati N. 2021. Perancangan key performance indicator departemen logistik di PT X. Jurnal Titra. 9(2):215–222.
[14] Novita E, Marxoni E, Welly. 2021. Pengukuran kinerja dengan metode performance prism dan omax. Journal of Industrial and Quality Engineering. 9(1):49–61. doi:10.34010/iqe.v9i1.4307.
[15] Nuryono A, Kurnia H, Tambunan EB, Wiyatno TN. 2023. Analisis kinerja keselamatan dan kesehatan kerja (k3) pada proses produksi saus dengan metode fault tree analysis. Jurnal Ilmiah Teknik Industri. 11(2):141–154.
[16] Prastio F, Ismail. 2022. Pendekatan Fault Tree Analysis Pada Keselamatan Kerja Sebagai Usaha Meningkatkan Produktivitas Kerja di PT. XYZ. Jurnal JTIE. 1(1):61–71.
[17] Putra P, Hamid IM, Rabani SM, Fu’ad A, Denny OR. 2023. Faktor Yang Memperngaruhi Kesadaran Pekerja Terhadap Pelaporan Kecelakaan Kerja Di Bidang Kontruksi. Journal of Student Research. 1(4):207–214. doi:10.55606/jsr.v1i4.
[18] Rahmanto I, Hamdy MI. 2022. Analisa resiko kecelakaan kerja karawang menggunakan metode hazard and operability (hazop) di PT PJB Services PLTU Tembilahan. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan. 1(2):53–60.
[19] Ramadhia Asmara Dhani, Paskarini I, Silehu S. 2022. Safety motivation sebagai determinan dari safety performance pekerja PT X Sidoarjo. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. 13(3):823–827. doi:10.33846/sf13347. doi:10.26740/jptt.v12n1.p52-63.
[20] Risma J, Koesyanto H. 2017. Penerapan near miss card sebagai upaya penurunan angka kecelakaan kerja. Journal Of Public Health Research And Development. 1(2):119–130.
[21] Safira Hedaputri D, Indradi R, Putri Illahika A. 2021. Hubungan tingkat pengetahuan kesehatan dan keselamatan kerja (k3) dengan kejadian kecelakaan kerja. Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal. 1(3):185–193.
[22] Suherdin, Aditya. 2022. Analisis kinerja keselamatan dengan metode safe t-score dan traffic light system di PT. X sidoarjo. Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health. 6(2):40. doi:10.21111/jihoh.v6i2.6389.
[23] Viby Indrayana D, Pribadi KS, Marzuki PF, Iridiastadi H. 2023. Analisis relative important index pada leading dan lagging indicators yang mempengaruhi budaya keselamatan konstruksi di indonesia. Jurnal Teoretis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil. 30(1):79–88. doi:10.5614/jts.2023.30.1.10.
[24] Yulian Safitri I, Ar A, Megasukma Y. 2021. Analisis kecelakaan kerja dengan menggunakan metode statistik dan risk assessment pada iup 206 & 329 ha batu gamping. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. 1(8):392–412.

How to Cite

1.
Evaluation of Occupational Safety Performance Using Key Performance Indicators in Manufacturing Industrial Construction. J-Sil [Internet]. 2025 Apr. 29 [cited 2026 Jan. 16];10(1):203-12. Available from: https://journal.ipb.ac.id/jsil/article/view/59127