OBITUARY: Agustin Wydia Gunawan
OBITUARY: Agustin Wydia Gunawan
DOI:
https://doi.org/10.14692/jfi.21.1.iiKeywords:
-Abstract
OBITUARY
Agustin Wydia Gunawan ( 21 Agustus 1948 - 15 Maret 2025).
Kolega, sahabat, teman seperjuangan, guru kita, Ir. Agustin Wydia Gunawan MS, biasanya lebih dikenal dengan nama Ibu Gin, telah berpulang meninggalkan kita semua pada
15 Maret 2025. Ibu Gin lahir di Semarang pada 21 Agustus 1948 dan menghabiskan masa kecil dan masa remajanya di Semarang.
Setelah lulus dari SMA Loyola Puteri-Sedes Sapiente di Semarang pada 1967, Ibu Gin melanjutkan studi di Fakultas Pertanian, Intstitut Pertanian Bogor (IPB), dan lulus pada 1973 dengan bidang keahlian Fitopatologi, khususnya penyakit-penyakit tanaman yang disebabkan oleh cendawan (jamur). Di IPB juga, Ibu Gin melanjutkan studinya dengan meraih gelar Magister Science pada tahun 1990. Ketertarikannya pada dunia cendawan dibuktikannya dengan pengalamannya menjadi asisten mata kuliah Mikologi, di Laboratorium Mikologi, Departemen Botani, Faperta IPB sejak masih studi sarjananya. Ketika Departemen Biologi bediri di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ibu Gin menjadi staf pengajar dan mengasuh mata kuliah Mikologi Dasar, Biologi Cendawan, Budidaya Jamur. Ibu Gin memasuki masa purna bakti pada September 2013. Selain di IPB, Ibu Gin juga menjadi dosen di Program studi Bioteknologi, Fakultas Teknobiologi, Unika Atmajaya Jakarta, periode 2003-2020 dan mengasuh mata kuliah Bioteknologi Cendawan serta Metode Penulisan dan Penyajian Ilmiah.
Selama menjadi dosen, Ibu Gin aktif melakukan pembimbingan penelitian dengan topik terkait cendawan dekomposer, mikoriza, cendawan entomopatogen, dan jamur-jamur edible , selain cendawan parasit tanaman. Beberapa artikel yang ditulisnya terkait tema di atas terbit di beberapa jurnal ilmiah. Ibu Gin juga aktif menulis dan terlibat dalam penerbitan buku yang masih berhubungan dengan cendawan di antaranya Penuntun Praktikum Mikologi Dasar (1989), Bertanam Jamur Merang (1989), Budidaya Jamur Tiram serta Pembuatan Bibit Jamur (1990), Budidaya Jamur (1992), Kamus Istilah Mikologi (1993), Usaha Pembibitan Jamur (2000), dan Cendawan dalam praktik Laboratorium (2004, 2009). Buku-buku ini merupakan karya sendiri maupun bersama-sama dengan penulis lainnya.
Dedikasi pada bidang cendawan juga disalurkan dalam bidang keredaksian melalui keterlibatannya aktif sebagai anggota profesi, maupun sebagai pengelola jurnal ilmiah, antara lain Hayati, Jurnal Fitopatologi Indonesia (JFI), dan Jurnal Mikrobiologi (Microbiology Indonesia). Bahkan, Ibu Gin berperan besar dalam menghidupkan kembali Jurnal Fitopatologi Indonesia (JFI) sampai dengan dapat terakreditasi Sinta 2 sejak 2015.
Downloads
References
-
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in Jurnal Fitopatologi Indonesia agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


