Keanekaragaman dan Perbedaan Waktu Kunjungan Serangga pada Bunga Tanaman Jagung di Kebun Cikabayan, Kampus IPB Dramaga, Bogor

Biodiversity and Temporal Separation of Flower-Visiting Insects of Corn in Cikabayan Garden of IPB University, Bogor

Penulis

  • Hanifa Rahma Program Studi Biosains Hewan, Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus Ipb Darmaga, Bogor 16680, Indonesia
  • Tazkiana Nurul Fathiya Sofandi Program Studi Biosains Hewan, Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus Ipb Darmaga, Bogor 16680, Indonesia
  • Mohammad Iqra Reza Program Studi Biosains Hewan, Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus Ipb Darmaga, Bogor 16680, Indonesia
  • Gaetania Faza Adhara Program Studi Biosains Hewan, Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus Ipb Darmaga, Bogor 16680, Indonesia
  • Windra Priawandiputra Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus Ipb Darmaga, Bogor 16680, Indonesia
  • Tri Atmowidi Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus Ipb Darmaga, Bogor 16680, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29244/jsdh.12.1.15-21

Abstrak

Serangga memiliki berbagai peran di alam, seperti polinator, predator, dan mangsa. Interaksi antara serangga dengan tumbuhan berbunga merupakan elemen penting dalam mendukung proses reproduksi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman serangga pengunjung dan analisis pemisahan temporal kunjungan serangga pada bunga tanaman jagung di Kebun Cikabayan IPB, Dramaga, Bogor. Pengamatan keanekaragaman dilakukan dengan metode Visual Encounter Survey (VES) pada bunga pertanaman jagung selama 15 menit pada pukul 07.00–09.00 dan 15.00–17.00 pada fase generatif dan fase pasca-generatif.Pengamatan serangga pengunjung bunga jagung didapatkan 26 morfospesies yang termasuk dalam 8 ordo dan 22 famili. Tiga famili serangga dominan mengunjungi bunga jagung adalah Apidae, Vespidae, dan Formicidae. Spesies pengunjung terbanyak adalah lebah madu (Apis cerana, 83 individu). Hasil analisis menunjukkan tidak ada pemisahan temporal komposisi serangga pada perbedaan waktu dan fase pembungaan. Hasil  NMDS menunjukkan pada fase pasca-generatif terdapat kecenderungan pemisahan waktu kunjungan pad pagi dan sore hari.

Biografi Penulis

  • Hanifa Rahma, Program Studi Biosains Hewan, Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus Ipb Darmaga, Bogor 16680, Indonesia

    .

  • Tazkiana Nurul Fathiya Sofandi, Program Studi Biosains Hewan, Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus Ipb Darmaga, Bogor 16680, Indonesia

    .

  • Mohammad Iqra Reza, Program Studi Biosains Hewan, Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus Ipb Darmaga, Bogor 16680, Indonesia

    .

  • Gaetania Faza Adhara, Program Studi Biosains Hewan, Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus Ipb Darmaga, Bogor 16680, Indonesia

    .

  • Windra Priawandiputra, Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus Ipb Darmaga, Bogor 16680, Indonesia

    .

  • Tri Atmowidi, Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Kampus Ipb Darmaga, Bogor 16680, Indonesia

    .

Diterbitkan

2026-03-31

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Rahma, H. ., Sofandi, T. N. F., Reza, M. I., Adhara, G. F., Priawandiputra, W., & Atmowidi, T. (2026). Keanekaragaman dan Perbedaan Waktu Kunjungan Serangga pada Bunga Tanaman Jagung di Kebun Cikabayan, Kampus IPB Dramaga, Bogor: Biodiversity and Temporal Separation of Flower-Visiting Insects of Corn in Cikabayan Garden of IPB University, Bogor. Jurnal Sumberdaya Hayati, 12(1), 15-21. https://doi.org/10.29244/jsdh.12.1.15-21

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama