Indek dan Status Keberlanjutan Pulau Kecil Terluar: Studi Kasus Pesisir Pulo Raya Aceh Jaya

Edwarsyah Edwarsyah (1) , Rina Safrina , Rina Safrina
(1) Program Studi Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar, Meulaboh - Aceh Barat

Abstract

Pulau-pulau kecil merupakan sebuah kawasan yang memiliki risiko dan terkena dampak dari perubahan lingkungan. Keterbatasan pulau kecil seperti ukuran yang kecil, marginalitas, dan insularitas yang dimiliki menjadikan pulau kecil memiliki risiko yang sangat tinggi terhadap perubahan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi potensi sumberdaya alam pesisir Pulau Pulo Raya dan menilai status indeks keberlanjutan pesisir Pulau Pulo Raya. Analisis keberlanjutan dilakukan dengan pendekatan Rapfish. Analisis Rapfish yang dilakukan pada lima dimensi (ekologi, ekonomi, sosial budaya, teknologi, dan kelembagaan). Atribut pada tiap-tiap dimensi/faktor yang paling berpengaruh adalah kondisi lingkungan perairan (dimensi ekologi); tingkat keuntungan budidaya rumput laut (dimensi ekonomi); kebersamaan sosial (dimensi sosial budaya); jenis kenderaan (dimensi teknologi); serta ketersediaan kelompok perikanan.

Full text article

Generated from XML file

Authors

Edwarsyah Edwarsyah
edwarsyah@utu.ipb.ac.id (Primary Contact)
Rina Safrina
Rina Safrina
Indek dan Status Keberlanjutan Pulau Kecil Terluar: Studi Kasus Pesisir Pulo Raya Aceh Jaya. (2018). Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management), 1(1), 51-58. https://doi.org/10.29244/jppt.v1i1.20153

Article Details

How to Cite

Indek dan Status Keberlanjutan Pulau Kecil Terluar: Studi Kasus Pesisir Pulo Raya Aceh Jaya. (2018). Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management), 1(1), 51-58. https://doi.org/10.29244/jppt.v1i1.20153