STRATEGI DISEMINASI FARMER MANAGED EXTENSION ACIVITIES (FMA) SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PETANI MANDIRI DAN BERDAYA DI KABUPATEN TEMANGGUNG

  • Nuning Setyowati Universitas Sebelas Maret

Abstract

FMA (Farmers Managed Extension Activities) atau Kegiatan Penyuluhan yang Dikelola oleh Petani bertujuan untuk meningkatkan kemampuan petani sebagai wirausaha agribisnis dalam mengakses dan mengelola informasi dan inovasi secara mandiri dalam mengembangkan agribisnisnya dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pelaku utama (petani). Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi diseminasi FMA di Kabupaten Temanggung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan alat analisis yaitu SWOT. Hasil penelitian ini berupa rumusan strategi diseminasi FMA di Kabupaten Temanggung meliputi : Sosialisasi intensif terkait kebutuhan pengayaan informasi dan skill bagi petani untuk meningkatkan motivasi dalam mengakses dan mengelola informasi secara mandiri, Peningkatan akses petani terhadap informasi teknologi budidaya, pengolahan hasil, dan pemasaran melalui berbagai media komunikasi, Peningkatan kapasitas penyuluh/pendamping (PNS, THL, swadaya) dalam hal teknologi budidaya, pengolahan hasil, pemasaran, kewirausahaan dan penguasaan akses teknologi informasi, Peningkatan anggaran dan fasilitas (sarana prasarana) untuk kegiatan penyuluhan dan kelembagaan (pos penyuluhan desa), Pengaturan reward and punishment bagi penyuluh swadaya untuk meningkatkan motivasi dan kinerja dalam penyebarluasan dan pendampingan FMA, Fasilitasi media knowledge sharing antar petani (petani yang telah mengadopsi FMA dan yang belum) sebagai upaya diseminasi FMA, Peningkatan advokasi petani untuk meningkatkan kemampuan mengelola informasi melalui kerjasama antara pemerintah, lembaga riset, dan perguruan tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Balai Informasi dan Penyuluhan Pertanian. 2008. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Pemberdayaan Petani melalui Teknologi dan Informasi Pertanian (Farmer Empowerment Through Agricultural Technology and Information/P3TIP/FEATI). Dinas Pertanian Kabupaten Temanggung

BPSDMP Deptan. 2009. Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan yang Dikelola Oleh Petani Tingkat Desa (Farmers Managed Extension Activities/FMA)

Ihsaniyati, H.2010.Kebutuhan dan Perilaku Pencarian Informasi Petani Gurem (Kasus Desa Rowo Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung).Tesis.institut Pertanian Bogor

Laporan Perkembangan Hasil Pembelajaran FMATahun 2008-2011 Propinsi JawaTengah. http://featiindonesia.com/laporan/belajar2 (Diakses tanggal 27 Desember 2012)

Rangkuti, F. 2001. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Surakhmad.1994.Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metode Teknik.CV Tarsito. Bandung
Published
2015-07-31
How to Cite
Setyowati, N. (2015). STRATEGI DISEMINASI FARMER MANAGED EXTENSION ACIVITIES (FMA) SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PETANI MANDIRI DAN BERDAYA DI KABUPATEN TEMANGGUNG. Jurnal KMP (Jurnal Komunikasi Pembangunan), 13(2), 1-13. Retrieved from https://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalkmp/article/view/29644
Section
Articles