ECONOMIC IMPACT FROM PLASTIC DEBRIS ON SELAYAR ISLAND, SOUTH SULAWESI

  • Roni Hermawan Post-graduate Student of Coastal and Marine Resources Management, FPIK-IPB, Bogor
  • Ario Damar Departement of Aquatic Resources Management, FPIK-IPB, Bogor
  • Sigid Hariyadi Departement of Aquatic Resources Management, FPIK-IPB, Bogor

Abstract

Sampah plastik dalam jumlah besar terdeposit di pesisir Pulau Selayar yang berhadapan langsung dengan Laut Jawa selama musim barat. Sampah plastik telah menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi nelayan di Pulau Selayar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komposisi, kepadatan dan sebaran dari sampah plastik; dampak terhadap sosial dan ekonomi. Metode transek garis digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan jumlah dan sebaran sampah plastik. Ukuran sampah plastik yang diamati adalah >2,5 cm dikategorikan sebagai sampah makro. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari sampai Maret 2016. Dampak sampah plastik menurunkan pendapatan dari pariwisata, industri perikanan, mengganggu operasi penangkapan ikan, memerlukan pembersihan dan perbaikan pada alat langkap. Biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan dan pembersihan kapal ikan sekitar 192,9 juta rupiah tiap tahun dan perbaikan alat tangkap 156,2 juta rupiah per tahun. Sampah plastik terdiri dari botol plastik, gelas plastik, tali dan jaring ikan, korek gas, keranjang plastik, pelampung, kemasan plastik, sikat gigi dan alat suntik. Rata-rata sampah plastik adalah 9,5 ± 2,7 item/m2 dan berat sekitar  229,2 ± 109,9 g/m2.


Kata kunci: dampak, manajemen, Pulau Selayar, sampah plastik,                              sosial-ekonomi


Published
2017-11-02